5 Alasan Samsung Galaxy A7 (2017) Tidak Kalah Dibandingkan Galaxy S8 dan S8+

Samsung Galaxy A7 (2017) adalah smartphone keluaran Samsung di tahun 2017 yang berada satu level dibawah Samsung Galaxy S7. Akan tetapi banyak yang meremehkan kemampuan smartphone ini.

Setelah Samsung Galaxy S8 diresmikan di Indonesia, banyak smartphone Samsung lainnya yang harganya ikut turun. Salah satunya adalah Samsung Galaxy A7 (2017). Walaupun smartphone ini dirilis untuk menjadi alternatif Samsung Galaxy S7, namun ternyata ada beberapa yang ternyata lebih unggul dibanding Samsung Galaxy S8 sekalipun.

Pada kesempatan kali ini, saya sudah merasa cukup lama menggunakan Samsung Galaxy A7 (2017) dan siap merangkum pengalaman dan memberikan lima alasan mengapa smartphone ini akan tetap menjadi smartphone yang tidak akan ketinggalan zaman selama beberapa tahun kedepan. Berikut rangkumannya:

1

Spec-nya Gak Kalah Jauh dari Galaxy S8


Samsung Galaxy A7 memiliki spesifikasi yang tidak kalah jauh dari flagship Samsung tahun lalu, Galaxy S7 dan bahkan Galaxy S8 sekalipun. Walaupun memang A7 diproyeksikan untuk menjadi pelengkap dan ditargetkan kepada konsumen yang tidak ingin menghabiskan uang sebesar Rp8 juta untuk Galaxy S7, atau bahkan hingga lebih dari Rp10 jutaan untuk sebuah Galaxy S8.

Kemampuan dari Samsung Galaxy A7 bisa dilihat dari perbandingan spesifikasinya berikut:

GENERAL SAMSUNG GALAXY S8 & S8+  SAMSUNG GALAXY A7 (2017)
Tanggal Rilis Mei 2017 Maret 2017
Harga Rp10,5 juta dan Rp11.5 juta Rp5,8 juta
Dimensi (mm) 159,50 x 73,4 x 8,1 156,8 x 77,6 x 7,9
Berat (gram) 173 186
Kapasitas Baterai (mAh) 3000 dan 3500, Fast Charging 3600, Fast Charging
DISPLAY
Ukuran Layar (inci) 5.8 dan 6.2-inchi 5.7-inchi
Resolution 1440×2960 pixel 1080×1920 pixel
Pixels per inch (PPI) 570 atau 529 361
HARDWARE
Processor Octa-core (4×2.3 GHz & 4×1.7 GHz) 1.9GHz octa-core ARM Cortex-A53
Nama Processor Samsung Exynos 8895 (Indonesia)

Qualcomm Snapdragon 835 MSM8996 (Amerika)

Samsung Exynos 7880
GPU Mali-G71 MP20 Mali-T830MP3
RAM 4GB 3GB
Internal storage 64GB 32GB
Expandable storage Ya Ya
Expandable storage type microSD, terbagi dengan slot SIM 2 / hybrid microSD, slot microSD tersendiri
Expandable storage sampai dengan (GB) 256 256
KAMERA
Kamera belakang 12-megapixel, Sony Exmor RS IMX333, besar sensor 1/2.55″, lensa dengan aparture f/1.7 dan besar pixel 1.40 μm (teknologi dual pixel), autofocus dengan fokus PDAF, optical-image stabilizer, Auto HDR 16-megapixel, lensa dengan aparture f/1.9, autofocus
Flash Yes Yes
Kamera depan 8-megapixel, lensa dengan aparture f/1.7, autofocus, Auto HDR 16-megapixel, lensa dengan aparture f/1.9
SOFTWARE
Operating System Android 7.0 Nougat Android 6.0 Marshmallow

Dari tabel spesifikasi perbandingan Galaxy S8 dan dan Galaxy A7 (2017) diatas, terlihat beberapa yang menjadi sorotan. Salah satunya adalah kapasitas baterai dan kelebihan megapixel pada kamera. Untuk baterai dan kamera akan dijelaskan pada poin spesifik.

Dalam poin ini saya akan membahas mengenai perbandingan processor kedua produk secara detil serta perbandingan harga. Untuk Galaxy A7 (2017) sendiri menggunakan processor buatan Samsung sendiri yaitu Exynos 7870. Processor ini dilengkapi dengan delapan core ARM Cortex-A53 yang masing-masing kecepatannya 1.9GHz dengan kartu grafis Mali-T830MP3, dengan tiga core yang kecepatannya 950MHz.

Maksimalkan HP Android 10 Jutaan Kalian! Nih, 7 Tips Terbaik Samsung Galaxy S8

Setelah Samsung Galaxy S8 dirilis beberapa hari lalu, Teknosaurus siap berikan tips Samsung Galaxy S8 yang mungkin kamu tidak ketahui.
Baca Juga

Di sisi lain, Galaxy S8 menggunakan dua tipe processor diantaranya adalah processor high end Qualcomm Snapdragon 835 MSM8996. Sayangnya produk dengan processor ini tidak masuk ke Indonesia. Di Indonesia sendiri processor yang digunakan oleh Galaxy S8 adalah Samsung Exynos 8895.

Sistem yang dibangun menggunakan teknologi 10 nm LPE yang lebih kecil dan efisien ini dilengkapi dengan prosesor octa-core yang terbagi menjadi 4 x 2.496GHz menggunakan inti Exynos M1 “Mongoose” yang digunakan untuk kebutuhan proses yang berat, serta 4 x 1.69GHz Cortex-A53 yang bertugas untuk menghemat baterai. Menemaninya ada kartu grafis Mali-G71MP12, dengan 12 core yang masing-masing kecepatannya 546MHz.

Samsung Galaxy A7 (2017)

Jika dibandingkan, processor dari Galaxy S8 jauh lebih bagus dan lebih baru dibanding Galaxy A7. Proses pengolahan data, peforma, serta kecepatan tentunya akan akan lebih bagus dari. Akan tetapi hal ini hanya akan berpengatuh kepada kecepatan membuka sebuah aplikasi yang bedanya kira-kira lima detik maksimal.

Karena pada dasarnya, processor Exynos 7880 serta kartu grafis Mali-T830MP3 sudah dianggap bagus dan peformanya teruji dalam bermain game. Pengalaman saya sendiri ketika memakai smartphone ini untuk bermain game pun memuaskan. Jika kamu tidak mempedulikan perbedaan lima detik maka kamu bisa menghemat sekitar Rp4 juta untuk Galaxy A7.

2

Tetap Tampil Elegan


Samsung Galaxy S8 dan S8+ memang tampil elegan melalui Infinity Display mereka dengan dimensi terbesarnya 6.2-inchi, serta resolusi 1440×2960-pixel. Namun, Samsung Galaxy A7 juga tidak kalah dengan layar 5.7-inchi dengan resolusi 1080×1920-pixel. Hanya saja Galaxy S8 memiliki bezel (bingkai) yang sangat tipis hingga tampil lebih elegan.

Tetapi siapa bilang Galaxy A7 tidak tampil elegan? Justru walaupun tidak memiliki bezel setipis Galaxy S8, tampilannya sangat elegan dengan berbagai warna yang ditawarkan. Terdapat empat warna yang ditawarkan Samsung untuk Galaxy A7. Warna-warna tersebut antara lain:

Samsung Galaxy A7 (2017)
Black Sky
Samsung Galaxy A7 (2017)
Gold Sand
Samsung Galaxy A7 (2017)
Peach Cloud
Samsung Galaxy A7 (2017)
Blue Mist

Semua warna yang dihadirkan memiliki tampilan yang terlihat elegan bukan?

Lanjut ke halaman berikutnya untuk mengetahui lebih lanjut!