Qualcomm Dikabarkan Bakal Ceraikan Samsung dan Rujuk dengan Pasangan Lama?

Masih sekadar rumor, namun melansir dari ETNews, untuk generasi baru chipset mobile mereka, Qualcom bakal memilih bekerjasama dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk memproduksi System-on-Chip (SoC) atau chipset dengan fabrikasi 7nm, meninggalan Samsung yang sudah menemani mereka mulai Snapdragon 820, 821 dan 835.


Salah satu hal yang membuat duo Galaxy S8 menjadi smartphone yang menarik tahun ini adalah karena menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 835. Itu bisa terjadi tidak lain karena Qualcomm selaku produsen chipset menggunakan teknologi FinFET LPE (low-power early) untuk fabrikasi 10 nm yang notabene teknologi milik Samsung. Kabar keterbatasan pasokan chipset Snapdragon 835 awal tahun ini sendiri gosipnya adalah karena Samsung menuntut hak eksklusifitas untuk flagship mereka tahun ini.

Akibatnya, vendor lain, termasuk LG tidak kebagian, dan LG G6 dipaksa memilih Snapdragon 821, yang meskipun juga menggunakan teknologi FinFET (low-power plus) LPP untuk fabrikasi 14 nm milik Samsung, tetap saja tidak secanggih 10nm pada Snapdragon 835. Atas dasar itulah mungkin Qualcomm mencoba memperbaiki persaingan ke depannya dengan memilih rekanan yang bukan produsen ponsel. Ditambah lagi menurut laporan terkini Samsung juga makin berambisi memperluas chipset mobile mereka agar Exynos yang selama ini menggunakan GPU Mali dari ARM dan Adreno dari Qualcomm bisa beralih ke GPU mereka sendiri.

Rencana Samsung tersebut mungkin membuat Qualcomm tergerak untuk mempertimbangkan kerjasama dengan pihak lainnya dalam mengembangkan chipset mobile baru mereka tahun depan. Dan nama yang muncul tidak lain TSMC, mengingat sebelumnya mereka juga bekerjasama melalui Snapdragon 808 dan 810 (yang sebenarnya juga memiliki track record kurang baik karena masalah overheat).

Lebih Kuat dari 835, Snapdragon 845 Sudah Disiapkan untuk LG G7 dan Galaxy S9

Lebih Kuat dari 835, Snapdragon 845 Sudah Disiapkan untuk LG G7 dan Galaxy S9, spesifikasi LG G7, spesifikasi Galaxy S9, LG G7 vs Galaxy S9
Baca Juga

Jika kabar ini benar, maka chipset dengan proses fabrikasi 7nm Qualcomm bisa jadi Snapdragon 845 yang sudah bocor mulai Mei 2017 lalu, dan di sana sudah ada teknologi TSMC. Namun dengan TSMC yang mengaku baru memulai proses produksi chipset 7nm tersebut pertengahan 2018 mendatang, banyak juga yang memprediksi jika Snapdragon 845 dan Snapdragon 836 yang muncul tahun depan masih berbasis fabrikasi 10nm, namun dengan clock speed yang lebih tinggi.

Rencana beralihnya Qualcomm TSMC ini bukan satu-satunya pukulan berat untuk Samsung Electronics. Tahun lalu, Apple juga mengakhiri bisnis mereka dengan Samsung dan beralih ke TSMC untuk memproduksi Application Processor mereka. TSMC dipercaya memproduksi keseluruhan chipset 16nm Apple A10 Fusion Application Processor (AP) yang digunakan untuk iPhone 7 dan 7 Plus. TSMC juga sudah mengantongi persetujuan untuk memproduksi 10nm Apple A11 AP yang bakal digunakan untuk iPhone terbaru, yang dikabarkan juga bakal diumumkan tidak lama lagi.

Bagaimana menurut kalian, apakah langkah Qualcomm yang memilih teknologi dari produsen semikonduktor yang juga bukan produsen smartphone ini akan membuat persaingan lebih sehat? Apakah hal ini juga akan menguntungkan Qualcomm yang sebenarnya juga berkompetisi dengan Samsung sebagai sesama produsen chipset?

Sebagai tambahan juga, berikut kami berikan beberapa penjelasan mengenai istilah nanometer dan FinFET yang mungkin belum kalian ketahui artinya.

Nanometer (nm)

Nanometer atau biasa disingkat nm adalah nanometer, seperti juga centimeter, meter dan kilometer, adalah satuan yang menyatakan “panjang” suatu benda. Nano adalah 10 pangkat -9 alias se-per-miliar.

Angka nanometer dalam prosesor, menunjukkan berapa panjang satu buah transistor dalam prosesor tersebut. Jadi jangan merasa aneh kalau ada satu prosesor mampu memuat 2 milyar transistor.

Nanometer dalam prosesor itu menunjukkan ukuran core inti dari prosesor tersebut. Semakin kecil ukuran nanometer core prosesor tersebut, berarti memiliki kemampuan transmisi data yg lebih cepat.

  • 1 nm = 1000 pikometer.
  • 1000 nm = 1 mikrometer (atau 1 mikron)

Samsung sendiri mulai memproduksi massal produk SoC dengan teknologi 10-nanometer (nm) FinFET. Hal ini menjadikan raksasa teknologi Korea Selatan ini menjadi perusahaan pertama yang melakukan pembuatan chip berteknologi 10nm.

Proses teknologi 10nm FinFET Samsung memungkinkan penghematan dan efisiensi hingga 30% di kinerja 27% lebih tinggi atau membutuhkan konsumsi daya sebesar 40% lebih rendah dari generasi sebelumnya. Tentunya teknologi ini akan semakin membuat perangkat gadget mempunyai kinerja yang lebih baik.

FinFET

Istilah FinFET pertama kali diperkenalkan oleh Profesor Chenming Hu, Tsu-Jae King-Liu dan Jeffrey Bokor dari University of California Berkeley.

Pada September 2012, Global Foundries (anak perusahaan AMD khusus pabrikasi semikonduktor) mengumumkan rencana mereka untuk mempersiapkan teknologi pemrosesan 14-nm dengan teknologi FinFET transistor 3 dimensinya tahun 2014.

Setahun kemudian, disusul produsen semikonduktor asal Taiwan, TSMC malah resmi memulai produksi prototype transistor FinFET dengan pemrosesan 16-nm mereka sendiri.

FinFET adalah istilah untuk menjabarkan transistor gerbang-ganda (double-gate) non-planar yang dibuat di atas bahan substrat SOI (Silicon on Insulator). Teknologi FinFET ini merupakan pengembangan dari teknologi DELTA (single-gate) yang telah hadir lebih dulu.

Salah satu ciri penting dari desain dan karakteristik FinFET adalah jalur konduksi yang dibungkus dengan lapisan tipis silikon berupa sirip yang menjadi bentuk utama dari device.

Sumber: ETNews