Tips Anti Mainstream Ambil Foto Gerhana Bulan Sebagian Pakai Smartphone

Melansir dari pernyataan situs web BMKG Indonesia, tahun ini Indonesia kebagian empat kali kejadian alam berupa gerhana. Dua diantaranya bisa dinikmati di seluruh wilayah negara kita, yaitu Gerhana Bulan Cincin pada akhir Februari 2017 lalu, serta Gerhana Bulan Sebagian yang terjadi malam nanti, 7 Agustus 2017, hingga tanggal 8 Agustus dini hari. Kalian yang ingin mengabadikannya menggunakan smartphone, bisa mencoba beberapa trik berikut.

Baca Juga

Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir, gerhana dimulai pukul 22.48 WIB, Senin 7 Agustus 2017. Gerhana sebagian dimulai pukul 00.22 WIB. Puncak gerhana terjadi pukul 01.20 WIB. Sementara, gerhana bulan sebagian akan berakhir pada 02.18 WIB. Gerhana akan berakhir seluruhnya pada 03.52 WIB, Selasa 8 Agustus. Menariknya, Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 7-8 Agustus 2017 ini bisa diamati dari semua wilayah Indonesia.

Kalian yang menantikan momen seperti ini dan ingin mengabadikannya dengan perangkat fotografi yang pas-pasan (baca: smartphone), setidaknya perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut agar hasil fotonya ngga malu-maluin dan kelihatan profesional. Tips pada poin terakhir itu juga ngga kalah oenting lho!

Takjub, Foto 81MP dari Android Berkamera 52MP Ini Bisa Permalukan DSLR

Takjub, Foto 81MP dari Android Berkamera 52MP Ini Bisa Permalukan DSLR! Kamera Android setara DSRL, spesifikasi Light L16, Android berkamera terbaik
Baca Juga

Cari Lokasi yang Strategis


Gerhana Bulan Sebagian ini memang bisa kalian lihat dari mana saja. Namun untuk memastikan pandangan kalian tidak terganggu, carilah tempat yang tinggi dan tidak terhalang oleh apa pun, di atas gedung pencakar langit, misalnya! Atau, kalian bisa mencari lokasi yang cukup lapang, seperti, persawahan, hutan, pegunungan atau di tepi pantai. Pastikan kalian memakai pakaian yang memadai ya ketika menggunakan latar elakang alam utuk mengambil foto Gerhana Bulan Sebagian, tentu saja, agar tidak masuk angin.

Pakailah pakaian yang lengkap, dan berbahan agak tebal agar tidak masuk angin. Pastikan kalian juga waspada pada keadaan sekeliling, karena berada di alam seperti ini tidak ada yang tahu apa yang mengancam.
Tidak ada yang lebih greget selain memburu foto Gerhana Bulan Sebagian terbaik sambil menguji nyali. Latar belakang gedung yang tinggi seperti ini juga membuat foto gerhana bulan kalian tiada duanya!

Pahami Tingkat ISO dan Kecepatan Rana


Salah satu kebutuhan utama mengambil foto langit di malam hari adalah software kamera yang mendukung pemotretan mode manual. Khususnya, pengaturan ISO dan Shutter Speed atau kecepatan rana. Agar kalian mendapatkan foto langit yang menarik, dibutuhkan angka ISO dan Shutter Speed (pada beberapa aplikasi kamera smartphone disebut juga exposure time) yang tinggi. Idealnya sih, gunakan saja ISO 400 dan kecepatan rana antara 5 hingga 40 detik.

Memang tidak semua smartphone mampu mengajukan mode manual dengan tingkat ISO dan kecepatan rana yang tinggi, biasanya, hanya kelas flagship saja, seperti Galaxy S8, LG G6, Huawei P10, OnePlus 5, Xiaomi Mi 6, Zenfone Zoom S, atau yang ekonomis, keluarga Xiaomi Mi 5 dan Zenfone 3, mampu mencapai kecepatan rana yang ideal 32 detik, yang biasanya dibutuhkan untuk tipikal foto langit. Bahkan untuk keluarga Zenfone 3-nya Asus, kalian mencapatkan Shutter Speed tercepat, 1/50.000 detik (ya, cukup cepat untuk memotret peluru yang melesat), dan yang paling lama, 32 detik.

Efek #mendingxiaomi? Bukan Hanya Imbangi OPPO, Xiaomi Bikin Keok Samsung dan Apple

Efek #mendingxiaomi? Bukan Hanya Hajar OPPO, Xiaomi Bikin Keok Samsung dan Apple, Laporan Strategy Anaytics terbaru, data Strategy Anaytics
Baca Juga

Sedikit belajar fotograri, kecepatan rana adalah semacam lapisan yang menutup sensor kamera. Pada waktu kita menekan shutter, lapisan ini terbuka selama beberaoa waktu sehingga sensor bisa merekam cahaya yang masuk melalui lensa. Durasi pembukaan shutter inilah yang dikenal sebagai Shutter Speed. Logikanya, semakin lama shutter dibuka akan semakin banyak cahaya yang masuk. Dan sebaliknya semakin cepat shutter dibuka maka makin sedikit cahaya yang terekam.

Dibalik Ramainya Tagar #mendingxiaomi, Ini Alasan Kenapa Lebih Baik Beli Xiaomi

Dibalik Ramainya Tagar #mendingxiaomi, Ini Alasan Kenapa Lebih Baik Beli Xiaomi, keunggulan Xiaomi, kekurangan Xiaomi garansi resmi vs distributor
Baca Juga

Wajib Gunakan Tripod


Masalah muncul ketika kalian menggunakan pengaturan kecepatan rana yang lambat hingga 32 detik adalah, apakah tangan kalian cukup kuat menjaga smartphone pada posisi yang sama? Karena itulah, mutlak dibutuhkan tripod!

Tripod adalah suatu yg mutlak dibutuhkan jika kita ingin berexperimen dengan foto-foto slow speed. Alasannya karena kamera harus ditopang oleh obyek lain selama shutter terbuka. Jika tidak, maka foto yang dihasilkan akan blur seandainya kamera sedikit bergoyang. Manusia normal tidak akan kuat berdiri diam memegangi kamera selama 32 detik tanpa bergoyang. Karena itulah, mutlak diperlukan tripod, atau, obyek lainnya yang bisa menopang smartphone selama shutter kameranya dibuka.

Hebatnya Asus Zenfone Zoom S, Kameranya Profesional, Baterainya Tahan 1.5 Bulan

Hebatnya Asus Zenfone Zoom S, Kameranya Profesional, Baterainya Tahan 1.5 Bulan, harga Zenfone Zoom S Indonesia, spesifikasi Zenfone Zoom S benchmark
Baca Juga
Kalian juga bisa gunakan phone holder aksesoris wajib pengendara ojek online seperti ini.
Kalian bermobil? Bisa juga manfaatkan car phone holder seperti ini untuk menstabilkan ponsel selama menggunakan shutter speed lambat.

Lanjut ke halaman 2