Kapan sih Sebenarnya Waktu yang Tepat untuk Beli Smartphone Baru?

beli smartphone

Jika kita bicara soal smartphone Android, mungkin kita bisa menemukan setidaknya satu model baru yang dirilis setiap bulannya. iPhone, meski tidak sebanyak varian perangkat Android, juga keluar generasi baru setiap tahunnya.

Produk-produk smartphone baru itu juga begitu menggiurkan karena dijejali dengan komponen yang lebih bertenaga, sistem operasi yang lebih baru, ataupun teknologi-teknologi lainnya yang lebih canggih.

7 Alasan Kenapa Baterai Smartphone Kamu Cepat Habis!

Kamu jengkel baterai smartphone kamu sudah sekarat meski hari masih siang? Mungkin 7 alasan ini yang jadi biang keroknya!
Baca Juga

Namun demikian, pertanyaan pentingnya adalah sebenarnya kapan idealnya kita beli smartphone baru? Apakah memang kita harus beli smartphone baru setiap tahun?

Di sisi lain, kamu juga mungkin bingung apakah harus beli ponsel baru sekarang atau sabar menunggu.

Kali ini, saya akan membantu kamu dengan memberikan pertimbangan lebih untuk menjawab 2 pertanyaan tadi.

1

Berapa Tahun Sekali Ganti Smartphone?

Mungkin memang tidak ada patokan wajib untuk ganti smartphone baru dan hal ini juga sangat bergantung pada kondisi kantong kamu. Maksudnya, kalau kamu memang punya pohon uang, beli smartphone baru tiap bulan juga tidak ada yang akan melarang.

Namun, jika kamu ingin lebih efisien dalam penggunaan dana tapi tidak ingin terlalu ketinggalan zaman, menurut saya, 2,5-3 tahun sekali adalah waktu yang ideal untuk ganti smartphone baru.

Kenapa saya bisa bilang demikian?

Pertama, kalau kamu ganti ponsel tiap tahun itu sebenarnya terlalu boros (kecuali kamu memang tidak ada masalah dengan dana yang harus ditebus).

Pasalnya, manfaat lebih yang kamu dapat dari perkembangan teknologi smartphone dalam satu tahun itu sebenarnya terlalu kecil untuk harga yang harus dibayarkan.

Misalnya, tahun lalu kamu baru beli smartphone terbaru (bukan yang 2nd ya) yang seharga 3 jutaan. Smartphone terbaru tahun ini yang dibanderol dengan harga yang setara, tidak akan menawarkan manfaat yang signifikan.

Hal ini disebabkan karena perkembangan teknologi hardware (CPU, GPU, dkk.) dan software (sistem operasi, aplikasi, dan game) smartphone dalam satu tahun itu tidak terlalu besar bedanya. Perkembangan teknologi smartphone baru mulai terasa besar setelah 2 tahun lebih.

Contohnya saja, tahun lalu di 2016, banyak smartphone di kelas menengah dan atas sudah dibekali dengan memori 3-4GB. Tahun ini, standarnya juga masih sama. Demikian juga dengan selisih performa CPU dan GPU tahun lalu dan tahun ini yang tidak berbeda jauh.

5 Smartphone Android dengan Baterai Berkapasitas 4000mAh Terbaik di 2017

Kamu sering panik saat baterai ponsel hampir habis? Sering main game di ponsel? Sering lupa waktu ngeliatin foto gebetan di jejaring sosial berjam-jam?
Baca Juga

Tahun lalu, smartphone dengan baterai berkapasitas 4000mAh juga sudah mulai bermunculan. Tahun ini, trennya juga masih sama, di kisaran 3000-4000mAh.

Bandingkan dengan smartphone yang dirilis 2 tahun silam, alias di 2015. Teknologi dan performa smartphone kelas atas di tahun 2015, sekarang sudah bisa didapatkan dengan harga untuk kelas menengah.

Hal ini juga sebenarnya berlaku dari aspek software. Sistem operasi misalnya, Android N dan M itu tidak berbeda jauh. Namun, jika kamu sebelumnya pakai Lollipop, kamu akan merasakan banyak perbedaan dan manfaat baru saat berganti ke Nougat.

Game juga demikian. Game-game yang dirilis tahun ini juga sebenarnya masih sangat lancar untuk dimainkan di ponsel yang kamu beli tahun ini atau mungkin 2 tahun lalu. Sebaliknya, kalau kamu masih pakai ponsel keluaran 3-4 tahun silam, kamu akan mendapati banyak game yang sudah tidak optimal berjalan di perangkat tersebut.

Sekali lagi, ini hanya sekedar pertimbangan yang saya dasarkan pada perkembangan teknologi hardware dan software smartphone yang juga dihitung dengan harga yang harus kamu bayarkan.

2

Tunggu atau Beli Sekarang?

Kamu sudah benar-benar kebelet ingin ganti smartphone baru gara-gara punya kamu yang sekarang sudah harus di-charge tiap 3 jam? Atau malah sudah tidak bisa memainkan game-game terbaru yang ingin kamu mainkan?

Namun demikian, kamu juga ragu untuk langsung beli karena takut ada model baru yang akan dirilis sebentar lagi. Bagaimana memutuskannya?

Saran saya ini mungkin bisa kamu pertimbangkan. Pertama, cari-cari dulu smartphone apa yang ingin kamu beli yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan kamu. Coba cek tanggal rilis smartphone baru yang ingin kamu beli sekarang.

Kamu bisa mencari banyak informasi smartphone tadi di dunia maya, seperti di media-media teknologi seperti Teknosaurus ini atau yang lainnya, seperti GSM Arena untuk cek tanggal rilis satu smartphone.

Hitung waktu kurang lebih satu tahun dari smartphone yang ingin kamu beli itu, karena kemungkinan besar, penerus seri tersebut akan dirilis satu tahun kemudian.

Contoh, seri Galaxy S dari Samsung keluar model barunya dalam kurun waktu satu tahun. Galaxy S6 dirilis di April 2015, Galaxy S7 di Maret 2016, dan Galaxy S8 keluar bulan April 2017.

Contoh lainnya, misalnya kamu ingin beli Lenovo K6 Note. Coba cek tanggal rilisnya dulu. Lenovo K6 Note dirilis di bulan September 2016. Jadi, jika kamu masih bisa bersabar atau ponsel kamu sekarang masih bisa digunakan, tak ada salahnya kamu menunggu K8 Note yang baru saja dirilis di India, masuk Indonesia.

Kenapa saya bisa menyarankan hal tersebut? Karena model terbaru dari seri yang sama, kemungkinan besar menawarkan teknologi dan performa yang lebih baik dengan kisaran banderol harga yang sama.

Penutup

Akhirnya, sekali lagi, 2 hal tadi hanya saran yang bisa kamu jadikan tambahan pertimbangan sebelum membeli smartphone baru. Kalau kamu ingin menghambur-hamburkan uang, saya kira hal itu sepenuhnya jadi hak kamu. Sebaliknya, kalau kamu memang bermasalah dengan dana, jangan dipaksakan juga.

Namun, jika kamu memang ingin lebih efisien soal dana namun tetap update, 2 hal tadi bisa kamu pikirkan terlebih dahulu.