Biar Ga Galau Lagi, Inilah Penjelasan ASUS Tentang Sistem Penamaan ZenFone yang Membingungkan!

sistem penamaan zenfone

Buat kamu yang sudah mengikuti perkembangan ponsel lebih dari 5 tahun, kamu pasti pernah mendengar nama ZenFone 4 beberapa tahun silam. Padahal, sebentar lagi (kabarnya 7 September 2017) akan keluar generasi ZenFone baru yang menggunakan nama yang sama, ZenFone 4.

Sebelumnya, urutan rilis ZenFone juga mungkin sedikit membingungkan karena urutan angkanya. Misalnya, setelah ZenFone 6 (A600CG), keluarlah ZenFone 2 (ZE551ML).

29 Agustus 2017 kemarin, saya diundang dalam peresmian ASUS Exclusive Store di ITC Cempaka Mas, Jakarta. Di kesempatan ini, saya mengejar pihak ASUS Indonesia untuk menjelaskan sistem penamaan ZenFone, yang juga bagi saya, sedikit membingungkan.

Sebelum ke sana, kita bicara soal tokonya dulu ya wkwkwkw… Di toko ekslusif kedua ini (yang pertama diresmikan ada di ITC Roxy Mas, Jakarta), semua pengguna bisa mencoba semua perangkat ZenFone yang dipajang di sana.

Buat kamu yang suka kredit, toko ini juga sudah bekerja sama dengan belasan bank untuk menyediakan sistem pembayaran Cicilan 0%. Kamu yang tertarik icip-icip berbagai seri ZenFone, kamu bisa mengunjunginya di ITC Cempaka Mas lt.4 blok G no.491.

Balik lagi ke sistem penamaan ZenFone, saya menanyakan hal tersebut ke Muhammad Firman, Head of Public Relations and E-Marketing, ASUS Indonesia.

Menurutnya, untuk seri ZenFone 4 yang dirilis di 2017 ini, ASUS yakin bahwa pengguna tidak akan bingung dengan ZenFone 4 yang dirilis di tahun 2014 silam karena spesifikasinya jelas berbeda.

ZenFone 4 lawas yang masih pakai CPU Intel

Kedua ZenFone 4 tadi memang berbeda jauh dari sisi spesifikasi karena versi keluaran 2014 nya masih pakai CPU Intel Atom. Sedangkan di 2017 ini, Intel memang sepertinya sedang rehat dari pasar CPU smartphone.

Firman juga menambahkan bahwa standar penamaan yang berbeda itu sebenarnya ada di generasi pertamanya saja. Pasalnya, di generasi tersebut, angkanya digunakan untuk menunjukkan ukuran layarnya.

Jadi, ZenFone 4 (2014) dulu itu punya layar selebar 4 inci. Sedangkan ZenFone 5 (2014) punya layar 5 inci. Namun sistem penamaan ini diganti karena ZenFone 2 bukan berarti layarnya 2 inci.

Sejak ZenFone 2 (2015), angka tersebut digunakan sebagai penanda generasi ZenFone. Maksudnya ZenFone generasi kedua. Setelah itu munculah ZenFone generasi ketiga yang diberi nama ZenFone 3 (2016). Tahun ini (2017), keluar lagi ZenFone generasi keempat, yakni ZenFone 4.

ZenUI 4.0 vs 3.0! Selain Bersih-Bersih Bloatware, ASUS Puaskan Gamer dan yang Berkepribadian Ganda!

ASUS kuras habis bloatware di ZenUI 4.0 Tapi ternyata tak hanya itu saja. Ada fungsi istimewa yang berguna buat gamer dan juga tukang selingkuh...
Baca Juga

Untuk penamaan tiap model di satu generasi, Firman mengatakan bahwa generasi ZenFone 4 ini juga akan dibuat lebih sederhana karena hanya ada 6 model yang sekarang sudah direncanakan, yaitu (diurutkan dari yang kelas paling bawah sampai yang paling premium):

  • ASUS ZenFone 4 Max
  • ASUS ZenFone 4 Max Pro (yang akan dirilis pertama kali di Indonesia)
  • ASUS ZenFone 4 Selfie
  • ASUS ZenFone 4 Selfie Pro
  • ASUS ZenFone 4
  • ASUS ZenFone 4 Pro

Jadi, dari daftar di atas kita bisa lihat hanya ada 3 seri dan setiap seri ada 2 varian.

Kedepannya, Firman meyakinkan bahwa sistem penamaan ZenFone selanjutnya akan menggunakan angka yang berbasis generasi yang sebenarnya memang sudah digunakan sejak ZenFone 2 di 2015.

Apakah kamu cukup jelas penjelasan tadi? Sudah tidak galau lagi kan dengan sistem penamaan ZenFone? Sayangnya, faktanya, tidak hanya ASUS yang punya produk dengan nama sama namun spesifikasi berbeda.

Mungkin lain kali, kami akan bahas penjelasan untuk merek lainnya untuk memudahkan kamu memilih seri yang sesuai.