Xperia XZ1 Compact Ini Seperti Mobil Mungil Bermesin Turbo. Imut dan Jago “Ngebut!”

Event IFA atau Internationale Funkausstellung Berlin (Pameran Radio Internasional) merupakan salah satu pameran industri tertua di Jerman. Mulai tahun 2005, event yang diadakan sejak tahun 1924 ini rutin diadakan tahunan, setiap awal September, dengan tahun 2015 lalu mencatatkan diri sebagai pameran teknologi elektronik terbesar di Eropa.

Pada tahun 2017 ini, IFA 2017 berlangsung mulai tanggal 3 – 6 September 2017 besok. Vendor smartphone sudah ancang-ancang mengumumkan produk baru mereka selama IFA 2017. Salah satunya Sony Corporation, yang mengumumkan tiga Xperia terbaru mereka. Ya, walaupun di Indonesia hembusan nafas lini keluarga Xperia (khususnya yang ditawarkan resmi) sudah sangat lemah, namun di luar sana masih cukup banyak peminatnya. Wajar jika Sony masih menjaga eksistensi produk smartphone mereka ini.

Tidak perlu bingung, karena ini hanya masalah nama saja. Sony mengumumkan satu flagship dan dua pendampingnya. Mulai dengan Xperia XZ1 dan varian Compact-nya, yang menggantikan Xperia XZ serta X Compact.

Perbedaannya mungkin tidak terlalu kentara, karena memang bahasa desain Sony yang konservatif tidak memberikan banyak pembaruan. Setidaknya, ada sedikit perbedaan desain, sudah menggunakan chipset Snapdragon 835, dan, menjadi smartphone pertama di dunia yang langsung lahir menjalankan Android Android 8.0 Oreo.

Ngga Sebanding dengan Fitur, Mahalnya Harga Xperia XZ1 Mungkin Karena Hal Ini

Ngga Sebanding dengan Fitur, Mahalnya Harga Xperia XZ1 Mungkin Karena Hal Ini, benchmark Xperia XZ1 Indonesia, jual Xperia XZ1 price
Baca Juga

Selain dua bintang utamanya tersebut, Sony juga memiliki satu pilihan untuk kelas menengah, Sony Xperia XA1 Plus yang layarnya 5.5 inci, dimensi yang cukup banyak pilihannya, dan memang pasar yang padat dengan banyak peminat. Setelah mengulas tipe flagship Sony Xperia XZ1 pada artikel sebelumnya, kali ini giliran kita melihat lebih dekat untuk varian Compact-nya.

Seperti varian Compact sejak era Xperia Z3, Sony berhasil mempertahankan fitur flagship ke dalam versi hematnya ini. Dibandingman dengan XZ1, maka varian Compact hanya menjatuhkan dimensi layar dan resolusinya, ruang penyimpanan internal, dan resolusi kamera swafoto.

Kini kalian mendapatkan layar berdimensi 4.6 inci dengan resolusi HD, ROM hanya 32GB, dan kamera swafoto 8MP. Memang ada detil minor, seperti jenis USB-nya masih versi USB 2.0, yang artinya transfer file via kabel tidak akan secepat kakaknya.

LG V30 dan LG V30+ Dikonfirmasikan, Inikah Standar Baru Smartphone Premium?

Resmi, Ini Dia LG V30 dan LG V30+, Standar Baru Smartphone Premium, spesifikasi LG V30+ benchkarm, LG V30+ vs iPhone 8, LG V30+ vs Mi MIX 2
Baca Juga

Namun beberapa bagian hardware yang menjadi nilai jual utama dipertahankan. Seperti chipset Snapdragon 835, RAM 4GB dan jenis ruang penyimpanan internal UFS, yang dipastikan menjadi daya tarik utamanya karena sudah menjadi jaminan Android mungil ini kencang banget kinerjanya. Bahkan resolusi kamera utamanya juga masih sama dengan sang kakak, yang untuk seri terbaru ini seakan menjadi modal utama gimmick fotografi menghasilkan gambar 3D.

Introducing Xperia™ XZ1 Compact – Experience more, in a compact size

Spesifikasi Sony Xperia XZ1 Compact

  • Sistem Operasi: Android 8.0 Oreo
  • Layar: Layar Triluminos 4.6 inci HD (720 x 1280 piksel / 319 ppi), mendukung teknologi HDR 10, X-Reality Engine, berpelindung with Corning Gorilla Glass 5, lapisan oleophobic (meminimalkan sidik jari), multitouch 10 point
  • Chipset: Qualcomm MSM8998 Snapdragon 835, Octa-core (4×2.35 GHz Kryo & 4×1.9 GHz Kryo)
  • GPU: Adreno 540 dengan 256 ALUs dan kecepatan 710 MHz
  • Memory: RAM 4GB
  • Ruang Penyimpanan: 32GB UFS 2.0, ada slot microSDXC tersendiri yang mendukung hingga 256GB (khusus Single SIM), slot microSDXC menggunakan kartu SIM ke-2 untuk versi dual SIM (hybrid)
  • Kamera Utama: Sensor CMOS 19MP Motion Eye, ukuran sensor 1/2.3 inci, ukuran piksel 1.22 micron pixel (1.22 um), jarak fokal 25mm, dengan lensa aparture F2.0, lensa berlapis lapisan 6 elemen, lensa wide-angle G-Lens, mendukung 8x digital zoompredictive capture (gabungan autofocus phase detection / PDAF dan laser autofocus), mendukung resolusi video 2160p@30fps, 1080p@30/60fps, dan Slow Motion 720p@960fps, didukung Electronic Image Stabilization untuk video (Steady Sot), BIONZ mobile image processing engine.

  • Kamera Depan: Sensor CMOS 8MP, ukuran sensor 1/4 inci, ukuran piksel 1.22 micron pixel (1.22 um), bukaan lensa F2.0, jarak fokal 18mm, lensa wide-angle 1200, mendukung resolusi video 1080p@30fps
  • Kapasitas Baterai: 2700 mAh, mendukung fast charging Qualcomm Quick Charge™ 3.0, Qnovo Adaptive Charging
  • Jaringan: GSM GPRS/EDGE (2G), UMTS HSPA+ (3G), LTE (4G) Cat15 dengan Gigabit-class speed
  • Jumlah Kartu SIM: Single atau Dual nano SIM
  • Konektivitas: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, mendukung Wi-Fi Direct, DLNA, dan hotspot. Bluetooth 5.0, mendukung fitur A2DP, aptX HD, LE. NFC. A-GPS, dengan dukungan satelit GLONASS dan BeiDou
  • Dimensi: 129 x 65 x 9.3mm, berat 143gram
  • Sensor: Fingerprint (pada tombol Home di samping smartphone), accelerometer, gyro, proximity, barometer, compass, color spectrum
  • Fitur Lain: IP65/68 anti debu dan air, port USB 2.0 Type-C 1.0, High-Resolution Audio (LPCM, FLAC, ALAC, DSD), speaker stereo dengan S-Force Front Surround, PS4 Remote Play, 3D Creator (membuat gambar dan animasi 3D hanya dengan mengambil foto avatar suatu obyek)
  • Pilihan Warna: White Silver, Horizon Blue, Twilight Pink, Black
  • Harga: US $599.99, atau sekitar Rp8 jutaan
  • Dijual Mulai: 4 Oktober 2017

Lanjut ke halaman 2 untuk detail harganya, dan fitur unggulan kameranya….