6 Keunggulan Vivo V7+ dari Vivo V5, No. 4 dan 5 Sangat Menyakitkan!

Pasca diluncurkannya Vivo V7+ dengan harga terpaut hanya sekitar Rp200 ribuan dari V5Plus, banyak yang bertanya-tanya, lebih baik yang mana diantara keduanya? Kami punya jawabannya di bawah!

Vivo Indonesia kemarin meluncurkan smartphone terbarunya, Vivo V7+. Mengiringinya peresmiannya di Indonesia, Vivo V7+ mendapatkan acara penyambutan yang sangat megah, serta disiarkan secara langsung di semua stasiun televisi Indonesia. Dibalik momen perilisannya yang megah, Vivo V7+ dibayangi oleh kakaknya, Vivo V5 Plus, yang memiliki beberapa bagian spesifikasi lebih mumpuni. Karena itulah, banyak yang langsung mengganjar Vivo V7+ ini sekadar downgrade saja.

Justru kenyataan yang beredar saat ini, kehadiran Vivo V7+ menyakitkan pengguna keluarga V5, khususnya, V5Plus. Harga barunya yang resmi memang Rp4.9 jt-an, namun di luar sana banyak yang menjualnya dengan harga hanya Rp3.5-4 jutaan saja untuk harga unit barunya ?

Vivo V7+

Spesifikasi Vivo V7+

  • Layar: 5.99 inci, IPS, resolusi HD+ 720 x 1440  piksel, kepadatan piksel 269 ppi, berpelindung Corning Gorilla Glass 4, rasio layar dengan panel depan 84.4%
  • Chipset: 64-bit dengan teknologi proses 14nm, Qualcomm Snapdragon 450, memiliki prosesor ARM Cortex-A53 Octa-core dengan kecepatan maksimal 1.8 GHz
  • GPU: Adreno 506 berteknologi proses 14nm, memiliki 96 ALUs dengan kecepatan 650MHz
  • OS: Android 7.1 Nougat, dengan antarmuka Fun Touch OS 3.2
  • Memory: 4GB RAM LPDDR3
  • Ruang Penyimpanan: 64GB eMMC
  • MicroSD: Ada, slot tersendiri, bukan hybrid
  • Kamera Utama: Sensor OmniVision OV16880 PureCell Plus-S dengan resolusi maksimal 16MP, ukuran sensor 1/3.06 inci, ukuran piksel 1 μm / micron, fokus Phase Detection, lensa dengan bukaan F2.0, jarak fokal 3.5mm, lampu kilat single LED, berlapis lensa 6 elemen. Merekam video dengan kualitas maksimal Full HD 1080p @30fps.
  • Kamera Swafoto: Menggunakan sensor CMOS BSI dengan resolusi 24MP, ukuran sensor 1/2.78 inci, lensa dengan bukaan F2.0, jarak fokal 3.88mm, berlapis lapisan lensa 5 elemen, lampu kilat single LED. Merekam video dengan kualitas maksimal Full HD 1080p @30fps.
  • Baterai: 3250 mAh.
  • Konektivitas: Port USB microUSB 2.0 (mendukung USB OTG/Host), audio 3.5mm, Bluetooth 4.2, GPS dengan A-GPS/GLONASS, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac.
  • Fitur Audio: Chip audio Hi-Fi khusus Asahi Kasei 4376, ada Radio FM
  • Jenis Kartu SIM: Dual nano SIM
  • Dimensi: 155.9 x 75.8 x 7.7 mm; berat 160 gram
  • Sensor: Proximity, Light, Accelerometer, Compass, Gyroscope dan Fingerprint
  • Lampu LED Notifikasi: Ada, di sisi kanan atas layar
  • Pilihan Warna: Champagne Gold, Matte Black
  • Harga: Rp4.699.000

Melihat spesifikasi Vivo V7+ tersebut, sekilas pengguna Vivo V5 Plus mungkin masih bisa membanggakan smartphone mereka. Namun di sisi lain, sebenarnya ada beberapa kelebihan Vivo V7+ yang tidak akan didapatkan Vivo V5 Plus.

Vivo V7+ Perfect Moment Grand Launch

Androidnya Gamer, Smartphone Ini Bisa Bantu Kalian Menang Main Mobile Legends

Selain Layar 18:9, Kualitas Foto Bokeh Vivo X20 Bisa Bikin Ngeces! Spesifikasi Vivo X20 Plus dengan Snapdragon 660 juga bakal disuka pecinta benchmark.
Baca Juga
1

Tren Zaman Now atau Detail Piksel?


Kita mulai dengan layarnya. Vivo 7+ langsung tampak unggul dengan layar FullView-nya serta rasio 18:9. Memang V5 Plus yang memiliki panel 5.5 inci dengan resolusi 1080 x 1920 piksel dan kepadatan 401 ppi membuat obyek dan ikon pada layar lebih detail, namun Vivo V7+ tetap terlihat lebih modern.

Tren zaman now adalah layar dengan bezel yang minim (2.15 milimeter saja ketebalannya untuk Vivo V7+) serta kesan yang lapang dengan rasio 18:9, dan Vivo berhasil mewujudkannya. Bahkan perbandingan antara luas layar dengan panel depannya mencapai 84.4% lho, bandingkan dengan V5 Plus yang hanya 73.8%! Sebagai perbandingan lain, Galaxy Note8 saja hanya 83.2%, dan pelopor tren ini, Xiaomi Mi MIX, hanya 83.6% saja rasio layar dengan bodi depannya.

Adanya perlindungan Gorila Glass 5 pada Vivo V5 Plus sendiri di atas kertas lebih tinggi kelasnya, namun tetap saja tidak anti retak jika smartphone tersebut terjatuh. Investasi perlindungan tambahan seperti tempered glass, mutlak diperlukan. So, Gorilla Glass 4 pada Vivo 7+ ini sudah lebih dari cukup!

Sebelum Vivo V7+ Rilis Indonesia, Dua Android Pertama Layar 18:9 Ini Sudah Menghadang

LG meluncurkan sekaligus mengadakan promo LG G6+ dan LG Q6+ melalui Erafone. Penasaran apa yang ditawarkan dan membuat calon pembeli Vivo V7+ mikir lagi?
Baca Juga

Bergantung dari sisi mana kalian melihatnya, namun ketika menyinggung tren layar lebar, bezel minim, dan rasio 18:9 yang bakal makin mewabah tahun depan, Vivo V7+ jelas unggul di sini. Selain itu, resolusi yang hanya HD, atau HD+, karena ada piksel tambahan 160 piksel horizontal di sana, juga membuat layarnya tidak rakus baterai, serta, tidak membebani prosesor dan pengolah grafis. Hasilnya, game berat yang mungkin masih patah-patah dimainkan di Snapdragon 625-nya Vivo V5 Plus, bakal lebih lancar di sini!

2

Mode Game: Puaskan Para Gamer!


Vivo juga mengenalkan fitur barunya, Mode Game. Fitur ini diklaim mampu meningkatkan pengalaman bermain untuk tipikal game yang menuntut tenaga ekstra CPU, GPU dan memory smartphone. Engine ini juga bakal memastibezelkan tidak ada gangguan selama kalian bermain, dengan cara menonaktifkan panggilan masuk dan notifikasi media sosial. Jika kalian butuh merespon notifikasi, disediakan jendela kecil melayang, transparan, yang bisa diatur ukurannya, yang jika disentuh membawa kalian ke aplikasi bersangkutan.

Menarik bukan! Dengan demikian aktifitas nge-game kalian (diperlihatkan melalui game MOBA dalam gambar promosi di atas) bakal bebas dari gangguan, seperti telepon masuk atau notifikasi, yang mungkin saja menjadi ancaman bagi kalian untuk menang.

3

Snapdragon 625 Versi Mini


Ini yang banyak diperdebatkan, kenapa harus turun dari Snapdragon 625 dari Vivo V5 Plus. Biasanya publik hanya memperhatikan angka saja, tanpa tahu seperti apa detail spesifikasi Snapdragon 450 itu sendiri.

Redmi Note 5A Dikeroyok OPPO A57 + F1s dan Vivo V5! Hasilnya, No.5 Menyakitkan

Hasil Pertarungan Redmi Note 5A vs OPPO A57 + F1s dan Duo Vivo V5 (No.5 Menyakitkan!), harga Redmi Note 5A Prime, spec Redmi Note 5A Prime benchmark
Baca Juga

Snapdragon 450 diumumkan Qualcomm 28 Juni 2017 lalu, dan banyak disebut-sebut sebagai versi mini dari Snapdragon 625 (Vivo V7+ sendiri menjadi yang pertama menggunakannya). Bahkan, mayoritas fasilitas Snapdragon 625 bisa kalian temukan di dalam Snapdragon 450 tersebut. Perbedaan yang paling kentara, kecepatan prosesornya. Jika Snapdragon 625 pada Vivo V5 Plus memiliki delapan ARM Cortex-A53 yang kecepatannya bisa dipacu hingga 2.0GHz, maka Snapdragon 450 hanya sampai 1.8 GHz saja.

Bagi kalian penganut kepercayaan Antutudiyah, yang menilai makin tingginya angka hasil benchmark itu menunjukkan tingkat kegaharan smartphone, bisa pantengin hasilnya berikut.

Hasil benchmark Antutu Vivo V7+
Hasil benchmark Antutu Vivo V5 Plus

Ternyata bedanya hanya sekitar 5000 poin saja lho, seharusnya jika kalian merasa menggunakan Vivo V5 Plus sudah cukup lancar, maka feel yang sama juga didapatkan melalui Vivo V7+.

Vivo sendiri tampaknya aware dengan fenomena downgrade ini, dan mereka memilih ngumpetin jenis chipset Vivo V7+ pada halaman spesifikasi resmi di situs web-nya. Bandingkan detail spec Vivo V5 Plus dengan V7+ berikut.

Snapdragon 625 begitu pedenya dipasang di daftar spesifikasi!

Namun kenapa Snapdragon 450 diumpetin?

Lanjut ke halaman 2, untuk kelebihan lain Vivo V7+!