Greget! Total Kerugian dari Main Pokemon GO Bisa Lebih Besar dari APBD Ibukota

Lebih dari satu tahun berjalan semenjak Pokémon GO dirilis Juli 2016 lalu, dan game ini terbukti berhasil membawa banyak hiburan kepada gamer mobile di berbagai penjuru dunia. Namun kita juga tidak bisa memungkiri bahwa game ini juga sempat memicu berbagai masalah, dan musibah yang sampai berakibat kematian.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh dua ekonom dari Universitas Purdue, Mara Faccio dan John McConnell, serta diterbitkan papernya di SSRN minggu lalu, ternyata Pokémon GO bukan sekadar memberikan hiburan dan kesenangan, namun juga kematian.

Sisi gelap game online berbasis augmented reality ini dalam 148 hari sejak peluncurannya, hanya di Tippecanoe County, Indiana, Amerika Serikat saja, total kerugian karena cedera, kerusakan, dan dua nyawa yang hilang berkisar antara US $5,2 juta hingga US$ 25,5 juta. Jumlah tersebut membesar jika cakupannya diperlebar, hingga keseluruhan AS.

Menurut kedua peneliti, mereka memperkirakan jika data tersebut diterapkan ke keseluruhan wilayah Amerika Serikat, maka didapatkan jika hanya di negara itu saja nilai kerugiannya mencapai US $2 miliar hingga US$ 7,3 miliar (atau sekitar Rp98 triliun) yang hilang hanya dalam beberapa bulan saja sejak pertama kali diluncurkan. Ya, mencapai 98 triliun! Jumlah tersebut hanya untuk beberapa bulan saja game tersebut dimainkan, dan bahkan lebih besar dari total anggaran untuk APBD DKI Jakarta tahun 2018, yang hanya sebesar Rp77 trilyun!

Bukanya Makin Sepi, Justru Ada yang Terluka dan Dipenjara Karena Pokémon GO

Bukanya Makin Sepi, Justru Ada yang Terluka dan Dipenjara Karena Pokémon GO, bagaimana keadaan Pokémon GO update terbaru, event Pokémon GO
Baca Juga

Laporan tersebut menambahkan, bahwa selama 148 hari Pokémon GO aktif, dibandingkan dengan periode sebelumnya, 286 kecelakaan lainnya terjadi daerah tersebut (Tippecanoe County, Indiana). Memperkuat indikasi disebabkan oleh Pokémon GO, 134 kecelakaan terjadi di dekat pokéstop.

Menyinggung pokéstop, temuan peneliti ini juga dipengaruhi faktor, seperti, apakah yang menyebabkan kecelakaan tersebut adalah memang benar Pokémon GO, atau, karena makin banyak orang yang keluar rumah berkeliaran di sekitar pokéstop, dan mengakibatkan mereka akhirnya tertabrak mobil.

Sumber: Japantimes

Seperti kita ketahui, dalam Pokémon GO dikenal tempat di dunia nyata yang berfungsi menjadi pokéstop, dimana kalian bisa mendapatkan lebih banyak pokéball atau mendapatkan item lainnya. Sedangkan lokasi lainnya berbasis tempat di dunia nyata adalah Gym, dimana kalian bisa bertarung dengan Pokémon trainer lainnya.

Peraturan dasar Pokémon GO mengharuskan kalian berjalan di sekitar lokasi pokéstop, namun banyak yang mencurangi aturan tersebut, dan mereka memilih mengedarai mobil, sambil memungut apa yang bisa didapatkan di setiap pokéstop. Niantic Labs selaku pengembang game ini sudah berusaha mencegah trik-trik pemain malas tersebut, dengan cara memberi batasan jika pemain bergerak terlalu cepat. Sayangnya, batasan tersebut tidak berlaku pada semua pokéstop.

Ini Tiga Keanehan Update Pokémon GO Terbaru yang Pasti Ngga Kalian Sadari

Ini Tiga Keanehan Update Pokémon GO Terbaru yang Pasti Ngga Kalian Sadari, download Pokémon GO APK, Pokémon GO update, Shiny Pokémon GO
Baca Juga

Dengan melihat angka tersebut, peneliti dengan papernya, “Death by Pokémon GO” tersebut menyadari jika banyaknya kecelakaan atau mereka yang tertabrak lebih banyak jumlahnya di dekat lokasi pokéstop dibandingkan lokasi gym. Ini menandakan jika kecelakaan tersebut diakibatkan oleh mereka yang keluar mobil dan memainkan game ini.

Bagaimana menurut kalian, apakah benar seperti penelitian Mara Faccio dan John McConnellPokémon GO berpotensi memicu kecelakaan? Apakah di sekitar daerah kalian juga masih ada kejadian kecelakaan yang diakibatkan oleh Pokémon GO?

Sumber: Digital Trends

SHARE
Previous articleOPPO F5 6GB Dipamerkan pada Ajang Fashion Show Kelas Dunia!
Next articleHarga OPPO F5 Termurah Ini Dijamin Bisa Bikin Geger Merek Tetangga