Zenfone Max Plus, Ponsel Layar 18:9 Asus Pakai MediaTek, tapi Harganya Mengejutkan

Bermula dari Sharp Aquos, dipopulerkan Xiaomi Mi MIX, dipanaskan LG G6 dan duo Galaxy S8, layar bezelless full-screen awalnya dianggap fitur kelas atas. Produsen smartphone tidak tinggal diam, segmen bawah juga digarap. OPPO, Vivo, Huawei dan kini giliran Asus juga mengajukan produk ponsel layar penuh dengan rasio 18:9.

Asus mungkin termasuk yang terlambat menyadari. Mereka berpikir pasar masih berkutat pada teknologi dual-camera, namun ternyata tren berkembang lebih cepat, dan kini semua produsen berlomba-lomba menawarkan ponsel berlayar penuh, bezell-nya tipis, serta rasionya terbagi rata kiri-kanan degan proporse 2:1, atau jamak disebut 18:9. Seperti kata pepatah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, inilah Asus Zenfone Max Plus (M1), smartphone kedua Asus dengan layar full-screen dan rasio 18:9.

Asus Pegasus 4S


Kedua? Ya, 9 November lalu ini mereka sudah menjual satu varian smartphone khusus Cina, Pegasus 4S. Seperti Pegasus mereka lainnya, memang akan mengadaptasi desain Zenfone yang dipasarkan global, namun, chipset-nya MediaTek, karena memang dipasarkan khusus di Cina. Pegasus 4S mengajulan spesifikasi yang mirip dengan Redmi 5-nya Xiaomi.

Asus Pegasus 4S, yang menjadi basis pengembangan Asus Zenfone Max Plus. Sumber: Asus

Ada layar 5.7 inci, resolusi HD+ 720 x 1440 piksel, layar dengan bezel tipis (ya, walaupun ngga tipis-tipis banget), serta kapasitas baterai 4,030mAh. Di sisi mesin, ada chipset MediaTek MT6750T dengan CPU octa-core 1.5GHz, memory 3GB RAM dan ruang penyimpanan 32GB, atau, opsi RAM 4/64GB. Menariknya, ada dual-camera di sisi belakang, dengan konfigurasi 16-megapixel + 8-megapixel, plus sensor fingerprint di bawahnya. Sayangnya, harga Pegasus baru ini cukup mahal, karena berada di kisaran Rp4 jutaan.

Bandingkan Zenfone 3 vs Zenfone 4, Harga (Nyaris) 2x Lebih Mahal, Layakkah Dibeli?

Cantik Saja Ngga Cukup, Zenfone 4 ZE554KL Punya Banyak Alasan untuk Dikepoin, review Zenfone 4 ZE554KL Indonesia, jual Zenfone 4 ZE554KL price
Baca Juga

Asus Zenfone Max Plus


Bagaimana dengan Asus Zenfone Max Plus (M1)? Yang jelas, ini lebih “terjangkau” berdasarkan spesifikasinya, yang memang ada beberapa poin yang sama dengan Pegasus 4S. Harga Asus Zenfone Max Plus (M1) memang belum diungkapkan, namun untuk sebuah Android 7.0 Nougat yang sudah menjalankan ZenUI 4.0, chipset MediaTek 6750T, varian memory 2GB RAM serta ruang penyimpanan 16GB, dan ada juga yang RAM 3/32GB, seharusnya tidak setinggi yang ditawarkan Pegasus 4S. Oh ya, seperti Pegasus 4S, dan seperti Zenfone 4 Max, ada slot microSD tersendiri jika kalian ngga mau berbagi dengan slot kartu SIM.

Meskipun berbasis Pegasus 4S, namun untuk yang satu ini, layar 5.7-incinya sudah Full HD+ resolusinya, atau 1080 x 2160 piksel, dengan rasio 18:9. Kamera dual juga kalian temui di bawah, dengan konfigurasi sama seperti Pegasus 4S. Sedangkan untuk keperluan swafoto, diserahkan pada sensor 8 megapiksel. Dan seperti produsen lainnya yang menjual metode pembuka kunci layar pakai deteksi wajah, kamera depan tersebut juga memiliki fungsi face unlock.

Tanpa Perlu Beli Asus Zenfone 4, Ini Cara Install Aplikasi ZenUI 4.0 di Zenfone Tipe Lama

Tanpa Perlu Beli Asus Zenfone 4, Ini Cara Install Aplikasi ZenUI 4.0 di Zenfone Tipe Lama, download Aplikasi ZenUI 4.0.APK, download ZenUI 4.0.APK
Baca Juga

Memberinya tenaga, disediakan baterai 4,130mAh, atau setara dengan kapasitas baterai Asus Zenfone 4 Max yang baru saja dijual resmi di Indonesia. Asus mengklaim mereka juga mendukungnya dengan perangkat lunak PowerMaster, namun tidak ada gimmick fast charge di sini. Adaptornya masih standa, dan menurut keterangan di laman Asus Rusia, kalian butuh waktu 3 jam untuk mengisinya dari 0% ke 100%.

Seperti tipikal smartphone layar bezelless lainnya, untuk memberi kesan lega di sisi depan namun keseluruhan dimensi tetap kompak, Asus juga membuang tombol fisik navigasi capacitive di bawah layar, dan juga tombol fisik Home yang berperan ganda menjadi fingerprint. Tombol navigasi sendiri berganti menjadi tombol virtual, dan sensor fingerprint dipindahkan ke sisi belakang.

Masih seperti tipikal smartphone bezelless lainnya, layar lebar bukan berarti dimensinya membengkak. Keseluruhan dimensi Asus Zenfone Max Plus ini masih sepadan dengan Zenfone 4 Max Pro lho. Dengan dimensi Zenfone 4 Max Pro 154 x 76.9 x 8.9 mm dan berat 181gram, justru lebih besar dibandingkan Zenfone Max Plus pada 152.6 x 73 x 8.8 mm dan berat 160 gram.

Unboxing Zenfone 4 Max PRO, Youtuber Ini Ternyata Salah Sebut Spec-nya!

Korban Banyaknya Tipe Android Asus, Youtuber ini salah sebut spesifikasi Asus Zenfone 4 MAX PRO benchmark, beli Asus Zenfone 4 MAX PRO
Baca Juga

Sejauh ini baru Asus Rusia yang mengumumkannya, dan bakal dijual dengan harga 16990 Ruble Rusia, atau sekitar Rp3.9 jutaan. Belum ada kabar lanjutan apakah Asus wilayah lain, atau Asus Indonesia juga bakal memboyongnya ke dalam negeri. Namun kami yakin, untuk mengikuti tren, Asus harus sejalan dan segera memasukkannya ke Indonesia.

Spesifikasi Asus Zenfone Max Plus 

  • Chipset: 64-bit dengan teknologi proses 28 nm MediaTek MT6750T, dengan prosesor quad-core 1.0 GHz Cortex-A53 + quad-core 1.5 GHz Cortex-A53
  • GPU: Mali-T860 MP2 dengan 2 core dan kecepatan 650MHz
  • Layar: 5.7-inci HD+ IPS (1080 x 2160-piksel / 423 ppi). Keduanya memiliki lapisan kaca 2.5D
  • Memory: 2/3GB LPDDR3 RAM
  • Storage: 16/32GB eMMC, plus slot micro SD tersendiri hingga 256GB (bukan hybrid dual SIM).
  • Kamera utama #1: Dual-camera, sensor CMOS 16-megapixel dengan bukaan lensa f/2.0. Didukung teknologi autofocus Phase Detect, Electronic Image Stabilization, lensa 80o dan Dual LED flash. Mampu merekam video pada kualitas 1080p@30fps.
  • Kamera utama #2: Dual-camera 8-megapixel menggunakan lensa wide-angle 120o.
  • Kamera depan: 8-megapiksel, dengan bukaan lensa f/2.0, lensa wide-angle 140o, mampu merekam video pada kualitas 1080p@30fps
  • Baterai: 4,130mAh (non-removable).
  • OS: Android 7.1 Nougat, Zen UI 4.0
  • Dimensi: 152.6 x 73 x 8.8 mm
  • Berat: 160gram
  • Jaringan: Cat4 hingga kecepatan maksimal unduh dan unggah 150/50 Mbps, 3G / 2G (dual SIM pada beberapa wilayah), mendukung 4G+ VoLTE
  • Ada Radio FM, ada port audio 3.5mm
  • Konektivitas: Wi-Fi 802.11 b, g, n / micro USB 2.0 / USB Host / USB OTG / Bluetooth 4.1 / A-GPS dengan dukungan satelit GLONASS dan BDS
  • Sensor: Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass, light
  • Warna: Hitam, Perak, Emas
  • Harga: ₽16990 Ruble Rusia, atau sekitar Rp3.9 jutaan.

Sumber: Asus