Waspada! Inilah 3 Cara Hacker Mengetahui Password Kamu!

Waspada! 3 Cara Hacker Mengetahui Password Kamu

Baru-baru ini kita mendengar ada kasus di mana para nasabah BRI mengalami kebobolan. Rekening para korban langsung digarap oleh para pembobol sehingga mereka akhirnya melaporkan hal tersebut langsung ke bank BRI.

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana bisa pembobol tersebut mengetahui cara mengakses rekening nasabah yang menjadi korban? Padahal jika kita tahu password atau PIN tersebut tentu saja tidak dengan mudahnya begitu saja diketahui oleh para pembobol.

Ada banyak cara para pembobol terutama para hacker mendapatkan informasi mengenai kata sandi atau password para pengguna. Baik password akun sosial media, e-mail bahkan rekening bank.

Tapi kita bisa belajar dari cara yang paling dasar untuk mengetahui, apa saja sih cara-cara hacker mendapatkan informasi password para pengguna. Lalu bagaimana caranya? Ini dia 3 cara para hacker mengetahui password kita.

1

Bruteforce

Jika kita mendengar kata Bruteforce, mungkin kamu akan membayangkan satu hal perilaku yang kasar. Kenyataannya memang benar, Bruteforce adalah teknik membobol secara paksa.

Layaknya membobol kunci pintu secara paksa, dengan cara merusak lubang kunci tersebut. Hacker dalam aksinya menggunakan teknik Bruteforce memaksa masuk akses.

Hanya saja tidak dengan cara menghancurkan password, melainkan dengan cara menggunakan semua kemungkinan password yang diset. Contohnya, jika password terdiri dari 4 angka, maka sang hacker akan memasukan kombinasi 4 angka dari 0 sampai 9. Jadi sang hacker akan mencoba kombinasi angka dari 0000 hingga 9999 satu persatu.

Dari hal tersebut, kita bisa mengira bahwa sang hacker harus mencoba hingga 10.000 kali memasukan password agar bisa terbuka. Hanya saja coba bayangkan jika password terdiri dari angka, huruf dan berjumlah puluhan karakter. Butuh berapa kali sang hacker untuk mencoba kemungkinan satu per satu?

2

Keylogging

Cara ini cenderung lebih pintar dibandingkan cara “kasar” Bruteforce. Keylogging artinya adalah melakukan perekaman ketukan keyboard. Dengan cara ini, hacker bisa mengetahui apa saja yang diketik oleh orang yang mengetik keyboard.

Biasanya keylogger, software yang digunakan untuk melakukan keylogging diinstalkan pada komputer umum, seperti komputer di Warnet. Dari keylogging tersebut, hacker bisa mengetahui apa ID pengguna, akun e-mail hingga password yang diketik oleh para pengguna.

Keylogger sendiri ada yang berbentuk software dan ada yang berbentuk hardware. Cara mendeteksi keylogger yang berbentuk hardware, bisa kamu lihat pada colokan keyboard ke PC, apakah ada alat tambahan atau tidak.

Untuk keylogger software, cenderung lebih sulit. Tapi ada kemungkinan kamu bisa deteksi melalui task manager.

3

Tipu-Tipu

Cara yang terakhir ini mungkin akan lepas dari imajinasi kamu bahwa hacker sangat piawai di depan keyboard. Sebab cara terakhir ini sama sekali tidak berhubungan dengan komputer.

Cara “tipu-tipu” cenderung sering dilakukan oleh penipu. Mungkin kamu pernah mendapatkan telepon oleh yang mengaku dari operator antah berantah dan meminta kamu menyebutkan password, PIN, atau apapun yang menggiring kamu untuk mendapatkan informasi yang diinginkan oleh penipu.

Yap, pada kenyataannya seorang hacker juga perlu memiliki skill tersebut. Seorang hacker terkadang bisa menipu melalui telepon atau media lainnya atau bahkan bertanya langsung untuk mendapatkan informasi atau password yang diinginkan.

Waspada, Inilah 7 Ciri-Ciri Smartphone Kena Hack!

Pernah merasakan keanehan di smartphone-mu? Hati-hati mungkin smartphone kamu terkena hack! Lalu bagaimana ciri-cirinya? Ini dia 7 ciri-ciri smartphone-mu terkena hack
Baca Juga

Nah itu dia 3 cara hacker untuk mendapatkan password. Ingat, pencurian informasi password tidak hanya berasal dari niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah waspadalah!

Diedit oleh Arya W. Wibowo