Agar Layar OLED dan AMOLED Awet, Ada 5 Hal yang Wajib Kamu Lakukan!

layar oled dan amoled
sumber: AndroidAuthority

Smartphone saat ini hadir dengan beragam suguhan, yang tentu bertujuan untuk membuat banyak orang jatuh hati kepadanya. Dari sekian banyak suguhan yang ada, salah satu yang paling menarik datang dari layar. Jika dahulu layar IPS LCD dianggap yang terbaik, kini OLED dan AMOLED adalah teknologi layar yang dianggap paling bisa memuaskan mata.

OLED dan AMOLED memang menawarkan sesuatu yang berbeda dari IPS atau TPS. Warna yang disuguhkan dari layar OLED dan AMOLED jauh lebih akurat, sehingga wujud suatu objek bisa disampaikan seperti yang sebenarnya.

Hal yang paling nyata yang bisa dilihat dari akurasi warna yang disampaikan oleh OLED dan AMOLED adalah warna hitam. Jika pada perangkat dengan layar IPS warna hitam masih akan tersaji dengan campuran sedikit warna putih, maka pada OLED dan AMOLED warna hitam akan benar-benar pekat.

Hal itu disebabkan oleh kemampuan layar OLED dan AMOLED yang bekerja dengan menghentikan penyuguhan warna pada setiap pikselnya ketika hendak menampilkan warna hitam. Sayang, di balik kemampuannya tersebut, pengguna biasanya akan disuguhkan dengan segelintir masalah.

layar oled dan amoled
sumber: Tech Dach

Masalah-masalah yang muncul biasanya ketidak mampuan layar OLED dan AMOLED untuk bertahan dalam waktu lama. Berkat penggunaan setiap piksel, seringkali pengguna layar berteknologikan tersebut menemukan adanya piksel yang bermasalah atau bahkan mati.

Nah, untuk menghindari masalah tersebut, terdapat 5 hal yang wajib dilakukan oleh para pengguna layar OLED dan AMOLED. Berikut kelima hal tersebut.

Menurunkan Tingkat Kecerahan atau Brightness

layar oled dan amoled
sumber: Android Central Forums

OLED dan AMOLED memang merupakan teknologi yang mampu menyuguhkan pandangan yang sangat cerah kepada penggunanya. Namun, kecerahan yang berlebih pada layar tersebut dapat menjadi masalah bagi layar itu sendiri.

Kamu pengguna layar OLED dan AMOLED tentu mengharapkan kecerahan yang tinggi di saat menggunakan perangkat berteknologikan tersebut. Tentu terdapat banyak tingkatan kecerahan yang bisa dipilih oleh para penggunanya, mulai dari yang paling rendah hingga yang tertinggi.

Ada 2 Smartphone Baru Xiaomi Bertenaga Snapdragon 710 dan Berlayar OLED!

Kabar menggembirakan hadir lagi dari Xiaomi. Pasalnya, saat ini dikabarkan akan hadir dua smartphone baru Xiaomi bertenaga Snapdragon 710. Dengan demikian, kedua perangkat itu akan mengemban chipset terbaru dari Qualcomm.
Baca Juga

Tentu tingkat kecerahan yang paling rendah akan menyulitkan pengguna untuk melihat layar perangkat terkait. Namun, saat menentukan tingkat kecerahan menjadi maksimal, piksel di dalamnya akan mudah rusak.

Jadi, bagi kamu yang memiliki perangkat dengan teknologi layar OLED dan AMOLED, maka sebaiknya untuk memperhatikan tingkat kecerahan, dan memastikannya untuk tidak berada di level yang maksimal.

Mematikan Fitur Auto Brightness

layar oled dan amoled
sumber: AndroidAuthority

Setiap smartphone saat ini memiliki kemampuan yang membantu penggunanya mendapatkan tingkat kecerahan yang sesuai dengan kondisi yang dihadapinya. Contohnya saja, ketika pengguna tengah berada di luar ruangan pada siang hari, maka secara otomatis tingkat kecerahan akan berada di level maksimal.

Hal tersebut tentu berlawanan dengan poin pertama yang saya sampaikan, yakni kamu tidak boleh menetapkan layar OLED dan AMOLED pada tingkat kecerahan yang maksimal. Hal itu tentu akan sangat menyebabkan masalah pada layar tersebut.

5 Hal Yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Memilih Smartphone

Duh memilih smartphone emang terkadang bikin pusing ya. Kadang detail-detail kecil yang terlupakan ketika memilih smartphone bisa membuat kamu pusing tujuh keliling. Kamu harus mengetahui tips ini sebelum memilih smartphone, biar gak pusing.
Baca Juga

Sebagai salah satu pengguna smartphone dengan teknologi layar AMOLED, saya merasa cukup dengan menetapkan tingkat kecerahan di 50 persen, atau setengahnya dari tingkat maksimal. Saya tentu mematikan fitur auto brightness dan menentukan tingkat kecerahan secara manual.

Hal tersebut saya lakukan untuk mencegah piksel di dalamnya mengalami kerusakan. Dan saya berharap, layar perangkat saya bisa awet dalam waktu yang sangat panjang.

Langkah apa lagi yang bisa dilakukan demi menjaga ketahanan layar OLED dan AMOLED? Silahkan lihat jawabannya di laman selanjutnya!