Zuckerberg: AI Lebih Mudah Mendeteksi Puting Daripada “Hatespeech”

Zuckerberg: Lebih Mudah Mendeteksi Puting Daripada
Sumber: Fortune

“Lebih mudah untuk mendeteksi puting daripada hatespeech”. Begitulah pernyataan Mark Zuckerberg dilaporkan dari VentureBeat.

Zuckerberg berbicara untuk merespons mengenai kritik yang dilontarkan kepada Facebook mengenai cara kerja AI atau mesin pendeteksi Facebook yang cenderung jarang sekali terlihat memblokir berbagai konten yang sifatnya mengajak kebencian.

Menurut Zuckerberg, hal ini dikarenakan lebih mudah untuk mengembangkan sebuah program atau AI untuk mendeteksi sesuatu yang vulgar, terutama badan yang telanjang yang menunjukkan puting dibandingkan mengembangkan AI yang dapat mendeteksi berbagai pernyataan kebencian.

Zuckerberg terlihat tertawa ketika menjawab pertanyaan dari kongres Senat kemarin. Sumber: The Verge

Tantangan dalam mengembangkan AI yang dapat mendeteksi pernyataan kebencian adalah banyaknya dialek bahasa dan konteks yang belum tentu bisa dimengerti oleh komputer.

Terkadang memang beberapa orang senang melakukan sebuah sarkasme yang kelihatannya menunjukkan pernyataan kebencian, padahal hal tersebut bukan pernyataan yang sesungguhnya.

Zuckerberg menambahkan bahwa selama ini timnya mengembangkan AI yg berfokus 99% pada pernyataan kebencian yang berhubungan dengan ISIS.

Jadi secara praktikalnya, Facebook akan mendeteksi berbagai konten dan akan langsung melakukan pemblokiran pada konten yang berhubungan pornografi atau menunjukkan hal yang vulgar serta segala yang berhubungan ISIS seperti bendera ISIS.

Nantinya Zuckerberg juga akan membahas hal ini di pertemuan dengan tajuk F8 minggu depan.

Waduh, Ternyata Facebook Mengintip Isi Pesan Messenger Juga!

Sebelumnya Facebook terkena skandal pencurian data yang dilakukan oleh pihak ketiga yang juga diakui oleh bos Facebook Mark Zuckerberg di akun Facebook miliknya. Facebook juga mengumpulkan data-data seperti SMS dan riwayat telepon para pengguna Android. Ternyata facebook mengintip isi pesan messenger juga!
Baca Juga

Sebelumnya Facebook juga telah mengatakan hal ini dalam artikel mengenai Facebook melihat setiap isi chat dalam Messenger. Ternyata hal tersebut dilakukan oleh AI yang dikembangkan oleh Facebook.

Memang sih jika kita lihat layaknya buah simalakama. Jika hal tersebut tidak dilakukan maka akan banyak orang-orang yang sering menyalahgunakan media sosial dengan menyebarkan ujaran kebencian. Jika hal tersebut dilakukan, maka akan melanggar privasi orang-orang dalam menggunakan media sosial.

Ya semoga saja Facebook dapat lebih pintar dalam mendeteksi berbagai konten, terutama konten yang sifatnya ujaran kebencian. Jenuh bukan jika timeline isinya hanya ujaran kebencian saja? Mendingan isinya yang seger-seger kayak foto cewek atau waifu gitu kan? Kamu setuju? Duh dasar jomblo!

Diedit oleh Arya W. Wibowo