Ketahuan Lagi, Data Pengguna Facebook Dibagikan Ke Vendor Smartphone!

data pengguna facebook
sumber: newsroom

Beberapa waktu lalu lini masa diramaikan dengan kasus tersebarnya data pengguna Facebook melalui aplikasi ketiga, yang tanpa diketahui oleh penggunanya sendiri. Saat ini, muncul kembali kabar yang menyebutkan Facebook turut membagikan data penggunanya kepada vendor smartphone.

Dilansir dari The New York Times, Jumat (8/6), media sosial yang penuh dengan warna biru tersebut diketahui memberikan akses yang mendalam ke hampir semua vendor smartphone besar yang ada di pasaran saat ini. Salah satu namanya adalah Huawei.

data pengguna facebook

Dipercaya jika vendor asal Negeri Tirai bambu tersebut menjadi salah satu nama perusahaan yang menerima akses dari Facebook tersebut. Tidak hanya Huawei, terdapat tiga vendor smartphone asal Cina lainnya yang menerima akses serupa, adapun ketiganya adalah Lenovo, OPPO, dan TCL (Pemilik brand BlackBerry dan Alcatel).

Keempat perusahaan asal Negeri Tirai Bambu tersebut bersatu dengan perusahaan smartphone lainnya yang menjalin kemitraan dengan Facebook yang cukup mencurigakan itu, seperit Samsung, Apple, dan Amazon.

Menurut The New York Times, jalinan kerjasama antara Facebook dan produsen smartphone tersebut sudah ada sejak tahun 2010 silam. Dalam periode kerjasama tersebut, setidaknya muncul akses kepada data pengguna facebook yang cukup krusial, seperti teman, nomor telepon, email, status hubungan, dann semua yang tersimpan di Activity Log.

Parahnya, akses tersebut juga termasuk akses terhadap pengguna yang telah menolak izin pembagian info datanya ke pihak ketiga manapun.

Situasi ini digambarkan seperti kalian yang menyewa tukang kunci untuk membuatkan pengaman baru, namun tukang kunci tersebut membagikan kunci dari pengamanan rumah kalian itu kepada teman-temannya, seperti yang dikatakan oleh Ashkani Soltani, konsultan penelitian dan privasi dan mantan kepala ahil teknologi FTC.

data pengguna facebook

Adanya kesepakatan itu diakui sebagai bagian dari upaya untuk mendorong pengguna smartphone bergabung ke media sosial. Sehingga, perusahaan bisa memiliki kemampuan untuk menambahkan tombol Like di aplikasi in-house mereka, dan bahkan menggabungkan feed dari semua akun utama ke dalam satu aplikasi yang sama.

Perwakilan dari Facebook yang tidak disebutkan namanya mengatakan, data pengguna facebook tetap ada di telepon genggam pengguna dan tidak diunggah ke server. Sayangnya, kesepakatan tersebut masih terus berjalan hingga hari ini, walaupun Huawei per akhir pekan kemarin sudah tidak lagi berada di ruang lingkup kesepakatan tersebut.

Begini Cara Melihat Komentar di Facebook yang Dihapus!

Berkomentar di Facebook saat ini dirasa banyak orang lebih menyenangkan dibandingkan harus nongkrong di suatu tempat. Terdapat satu aktifitas menyebalkan penggunanya yang bikin penasaran, yakni menghapus komentar yang telah mereka ketik. Namun, masuh ada cara melihat komentar di Facebook yang dihapus tersebut.
Baca Juga

Setelah hasil investigasi ini dipublikasikan, Craig Federighi selaku VP Bisnis Perangkat Lunak Apple mengatakan, perusahaan mereka akan melarang penggunaan tombol Facebook Like oleh aplikasi ketiga di semua platform Apple.

Jadi, ketika pengguna Apple menelusuri aplikasi browser, Safari dan melihat tombol yang muncul begitu saja, maka Apple meminta mereka untuk berhati-hati.

Sayangnya, pihak Facebook saat ini yang diwakili oleh Security Officer mereka, Alex Stamos malah mempertanyakan apakah langkah tersebut semata-mata melindungi privasi pengguna atau hanya mempromosikan ekosistem Apple.

Waduh, kita sepertinya hidup di era digital yang membuat hal pribadi sudah menjadi konsumsi marketing. Sungguh menyedihkan.