Mau Tau Syarat Kerja di Luar Negeri? Begini Kata Mereka yang Ahlinya!

syarat kerja di luar negeri

Setelah selesai dengan urusan pendidikan, tentu manusia akan melanjutkan langkah kaki mereka ke dunia kerja, salah satu paling besar adalah ketika bekerja di luar negeri. Apakah kamu salah satu yang punya minat tersebut? Jika iya, maka kamu harus tau syarat kerja di luar negeri dari para ahlinya ini.

Pada sesi kedua dari Business Day BEKRAF Game Prime 2018 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (13/7), turut diundang pula dua orang yang berasal dari Indonesia, namun telah sukses menitih karier mereka di luar negeri. Mereka pun dengan senang hati membeberkan syarat kerja di luar negeri yang wajib kita ketahui.

Kedua orang yang beruntung hadir di hari pertama pagelaran BEKRAF Game Prime 2018 tersebut adalah Elizabeth Galuh dari Streamline Games dan juga Ian Purnomo dari Sony Interactive Entertainment. Baik Elizabeth ataupun Ian, mereka membeberkan segala hal yang wajib diketahui oleh mereka yang ingin bekerja di luar negeri.

“Sebelum kita buru-buru beranjak ke negara lain, hal pertama yang wajib disadari oleh mereka yang ingin kerja di luar negeri adalah memastikan skill yang dimiliki sudah memenuhi syarat. Tentu, skill adalah syarat kerja di luar negeri yang paling mutlak,” tutur Elizabeth dalam mengutarakannya pendapatnya.

syarat kerja di luar negeri
Elizabeth Galuh dari Streamline Games tengah menjawab pertanyaan dari pembawa acara

Ian yang kini telah sukses bekerja di divisi Marketing dari Sony Interactive Entertainment pun mengatakan hal serupa. “Sudah pasti, bekerja di negera lain harus memiliki skill yang mumpuni, jika tidak, maka hal itu akan sulit untuk dilakukan,” jelasnya.

Baik Elizabeth maupun Ian, mereka berdua adalah dua orang Indonesia yang berhasil menitih karier di industri game skala dunia. Maka dari itu, syarat kerja di luar negeri yang mereka utarakan pun menggambarkan keahlian mereka.

Pemerintah Siapkan Bantuan Dana Pengembang Game Lokal Hingga 6 Miliar!

Untuk mendukung perkembangan kreator game di Tanah Air, pemerintah telah menyiapkan bantuan dana pengembang game lokal dengan nilai mencapai enam miliar.
Baca Juga

“Contohnya saja, mereka yang ingin masuk ke dalam perusahaan developer asing sangat wajib menguasai Unreal Engine. Tentu, engine lainnya yang bersangkutan dengan pengembangan game juga wajib mereka kuasai,” tutur Elizabeth.

Sementara itu, Ian yang menduduki posisi Marketing menekankan, jika seseorang ingin bekerja di luar negeri sebagai marketing, maka mereka harus memahami industri game yang ingin mereka pasarkan sendiri. “Ya, kalau mau jadi marketing game contohnya, maka orang itu harus paham betul akan industri game, dan tentu game yang dijual oleh pengembang terkait,” ucap Ian.

syarat kerja di luar negeri
Ian Purnomo dari Sony Interactive Entertainment

Pun demikian, menurut keduanya, setelah seseorang telah menguasai sesuatu yang ingin dikerjakannya, maka syarat kerja di luar negeri yang selanjutnya adalah memiliki sikap yang baik. Pasalnya, bekerja di negara asing tentu wajib menerima kultur orang dari negera tersebut atau negara lainnya.

Elizabeth sendiri mengaku, di dalam perusahaan yang dinaunginya terdapat setidaknya orang-orang dengan 24 negara yang berbeda. “Tentu, dengan orang-orang dair 24 negara berbeda yang diletakan di dalam satu perusahaan, maka tidak seperti bekerja di Indonesia dengan orang yang sama, banyak hal yang harus dipahami dan diterima,” jelasnya.

Wan Hazmer, Desainer Final Fantasy 15 yang Sukses Wujudkan Mimpi!

Dengan tekad dan kerja keras, seseorang pasti dapat mewujudkan mimpi mereka. Salah satu contohnya mantan desainer game Final Fantasy 15, Wan Hazmer.
Baca Juga

Contoh yang diberikan oleh Elizabeth adalah ketika berbicara dengan orang Jepang dan Amerika yang berbeda. “Contohnya saja, orang Jepang sama sekali tidak mentolerir ucapan-ucapan kasar, yang mungkin terdengar biasa saja bagi orang Amerika. Maka dari itu, kita harus menguasai cara berbicara yang berbeda-beda, dengan memahami terlebih dahulu kultur orang yang menjadi lawan bicara mereka,” tegasnya.

Ian pun menyutujui ucapan Elizabeth tersebut. Bahkan menurutnya, bekerja dengan orang dari negara lain membutuhkan pribadi yang khas, pribadi yang bisa membaur sekaligus sadar setiap perbedaan kultur yang ada.

syarat kerja di luar negeri
Kiri ke kanan: Elizabeth Galuh, Ian Purnomo

“Attitude penting sekali. Tidak hanya sikap yang baik, namun juga seseorang harus memiliki pribadi yang khas. Salah satu contohnya adalah dapat membaur, namun juga dapat menyadari segala perbedaan dari setiap kultur,” jelas Ian mengenai syarat kerja di luar negeri selain skill.

Nah, jika kamu saat ini telah mengetahui dua syarat kerja di luar negeri yang penting tersebut, saat ini coba tanyakan kepada diri kamu. Apakah kamu sudah memenuhi kedua syarat tersebut? Jika belum, maka latihlah mulai sekarang.

Pasalnya, kerja di luar negeri memang sangat menjanjikan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Tapi, jika kedua syarat tersebut tidak kamu penuhi, yang ada kamu akan kembali ke pelukan orang tua di negeri sendiri.

Siapkah kamu untuk kerja di luar negeri?