Wan Hazmer, Desainer Final Fantasy 15 yang Sukses Wujudkan Mimpi!

    wan hazmer

    Setiap orang tentu memiliki mimpi, namun tidak semuanya berhasil mewujudkan mimpi yang dimilikinya. Pun demikian, dengan tekad dan kerja keras, seseorang pasti dapat mewujudkan apa yang diimpikan oleh mereka. Salah satu contohnya mantan Kepala Desainer Game Final Fantasy 15, Wan Hazmer.

    Pada Business Day BEKRAF Game Prime 2018, IDEA Network berhasil mengundang salah seorang yang berperan penting dibalik kesuksesan game besutan Square Enix, Wan Hazmer. Mantan Kepala Desainer Game Final Fantasy 15 itu pun dengan senang hati menjawab segala hal yang saya tanyakan kepadanya secara langsung.

    Tentu pada kesempatan itu saya mengulik segala hal yang wajib diketahui dari orang yang wajib dijadikan panutan bagi mereka yang ingin mewarnai industri game di Indonesia. Pria kelahiran Malaysia, 10 Oktober 1980 tersebut adalah bukti contoh ketekunan dan kerja keras mampu mewujudkan mimpi yang seberat apapun.

    Cukup dengan basa basi saya yang terlalu panjang, yang ketahuan banget mengejar minimal kata perartikel. Saya memulai perbincangan yang cukup hangat dengan Putra Malaysia tersebut dengan menanyakan awal karirnya berjalan.

    Ga Pake Kuliah di Luar Negeri

    wan hazmer
    sumber: APIIT

    Usut punya usut, Wan Hazmer merupakan orang Malaysia yang tidak sekolah di luar negaranya. Dia merupakan lulusan dari salah satu Universitas di Kuala Lumpur, Asia Pacific Institute of Information Technology (APIIT). Ketertarikannya dengan industri game sudah dimulai sejak masih duduk di bangku SMA.

    “Saya begitu tertarik dengan dunia game. Dunia tersebut seakan memiliki medan magnet yang kuat, yang mana menarik saya untuk berusaha masuk di dalamnya,” tutur Hazmer.

    Pemerintah Siapkan Bantuan Dana Pengembang Game Lokal Hingga 6 Miliar!

    Untuk mendukung perkembangan kreator game di Tanah Air, pemerintah telah menyiapkan bantuan dana pengembang game lokal dengan nilai mencapai enam miliar.
    Baca Juga

    Sayangnya, perjalanan Wan Hazmer untuk memulai karir di dunia game tidaklah mudah. Pasalnya, saat dirinya berhasil lulus dari APIIT, Hazmer kebingungan dalam mewujudkan targetnya tersebut. Hal itu disebabkan oleh minimnya informasi industri game di Malaysia.

    “Saat itu, Malaysia mungkin belum mengenal industri game. Sama halnya dengan Indonesia di masa lalu, game belum banyak diketahui sebagai industri yang memiliki potensi besar,” terangnya.

    wan hazmer

    Untuk memungkinkan mimpinya terwujud, Hazmer memulai kariernya di sebuah agensi advertising digital. Walau dirinya telah berhasil menciptakan iklan dengan unsur kreatif yang sangat kental dan menggunakan teknologi terbaik di masanya, namun Hazmer masih menyimpan mimpinya dengan kuat.

    “Saya pernah bekerja di sebuah agensi advertising digital. Itu adalah tempat kerja yang sangat menyenangkan, karena mereka tidak hanya agensi advertising biasa, karena kami bisa berkreasi dengan teknologi canggih pada saat itu. Namun, industri game adalah impian yang harus saya kejar,” tuturnya.

    Cerita Wan Hazmer masih berlanjut, loh! Kalau penasaran, silahkan kunjungi laman selanjutnya!