Nostalgia! Nokia Ingin Menjadi Ponsel Sejuta Umat Lagi dengan Nokia 1

Nokia Ingin Menjadi Ponsel Sejuta Umat Lagi dengan Nokia 1

Nokia yang dulunya sempat menjadi ponsel sejuta umat, kali ini juga ingin kembali meraih gelar tersebut, dengan merilis ponsel baru mereka Nokia 1!

Nokia 1 hadir dengan bentuk khas Nokia, akan tetapi tidak melepas diri dari zaman dengan gaya milenial.

Smartphone ini diklaim menjadi smartphone pertama di Indonesia yang menggunakan sistem operasi Android Oreo Go Edition.

Android Oreo Go Edition sendiri adalah versi Android Oreo yang memiliki aplikasi-aplikasi ringan sehingga dapat berjalan lebih cepat dan lebih efisien dibanding Android biasa.

Nokia 1 hadir tanpa adanya bloatware dari pabrikannya. Yang artinya, kamu harus menambahkan sendiri berbagai aplikasi melalui Play Store, jika memang ingin servis tambahan.

Spesifikasi Nokia 1

Nokia Ingin Menjadi Ponsel Sejuta Umat Lagi dengan Nokia 1
Sumber: CNET

Mungkin kamu sudah penasaran dengan seperti apa sih spesifikasi Nokia 1 ini. Untuk smartphone dengan harga di bawah Rp1 juta, HP ini memiliki spesifikasi yang lumayan.

Nokia 1 dibekali dengan layar IPS 4,5 inci, resolusi 480 x 854 piksel dan rasio 16:9. Smartphone ini juga diperkuat dengan prosesor Mediatek MT6737M quad-core 1,1 GHz Cortex-A53 dan GPU Mali T720MP1.

RAM yang dimiliki sebesar 1 GB dan kapasitas penyimpanan sebesar 8 GB. Kamu bisa menambah kapasitas penyimpanan dengan menggunakan kartu micro SD dengan ukuran maksimal 128 GB!

Kamera yang tertanam, memiliki spesifikasi 5 MP dan kamera depan 2 MP. Sangat cocok untuk para pengguna yang hanya membutuhkan spesifikasi low-end, tapi tetap memiliki brand yang oke.

Nokia 1 akan dilepas ke pasaran dengan harga Rp999.000. Memang sangat cocok harga dan produk yang akan didapat.

Ganti Nama, HMD Malah Perkenalkan X6 Sebagai Nokia 6.1 Plus!

HMD Global sebantar lagi memperkenalkan perangkat teranyar serta paling berbaur di tahun 2018, yakni Nokia X6, yang namanya berubah menjadi Nokia 6.1 Plus.
Baca Juga

Seperti yang disebutkan di paragraf pertama, Nokia memang terlihat ingin meraih kembali ponsel sejuta umat.

Dengan menyasar pasar low-end terlebih dahulu, akan memberikan kesempatan untuk Nokia memperoleh pasar yang luas.

Terlebih terdapat tren, di mana para pengguna smartphone kelas menengah yang begitu sibuk, memiliki dua ponsel yang biasanya ponsel keduanya hanya ponsel berharga murah.

Nokia 1 bisa memenuhi hal tersebut karena minimnya bloatware, sebab para pengguna yang sibuk tersebut biasanya hanya memanfaatkan fitur telepon dan pesan singkat, tapi tetap bisa diberi fitur tambahan sendiri!