Kok Tidak Ada Game Battle Royale di Asian Games 2018? Ini Alasannya!

fortnite mobile
Sumber: Red Bull

Asian Games 2018 begitu meriah. Selain acara pembukaan yang begitu meriah ditambah aksi dari pak Presiden, Asian Games 2018 kali ini juga sangat menarik karena adanya cabang esport di dalamnya.

Terdapat 6 game yang masuk pada cabang olahraga esport ini. Di antaranya adalah Arena of Valor (AOV), Pro Evolution Soccer (PES) 2018, League of Legends (LOL), Clash Royale, Hearthstone, Starcraft 2.

Mungkin di antara kamu ada yang bertanya-tanya, mengapa game yang populer di Indonesia tidak hadir di Asian Games 2018 kali ini? Seperti Mobile Legends, DOTA 2 dan PUBG?

Untuk Mobile Legends mungkin dikarenakan sudah ada game yang sejenis yaitu AOV. Begitupun juga DOTA 2, sudah ada game yang sejenis yaitu LOL.

Lalu bagaimana dengan PUBG? Belum ada game battle royale yang sejenis, yang hadir di Asian Games 2018 kali ini.

asian games 2018
Sumber: UsamaTech – Startup and Technology News

Game Battle Royale memang salah satu jenis game yang sangat populer di masa ini. Bisa dilihat dari banyaknya antusias orang-orang melakukan unduhan game PUBG ketika dirilis di mobile.

Battle Royale sendiri adalah jenis game di mana setiap orang harus bisa bertahan dalam satu map atau area perang. Tim siapa yang bisa bertahan dalam satu permainan, dialah yang menang.

Lalu mengapa game Battle Royale seperti PUBG tidak ada di Asian Games 2018? Ternyata ada banyak faktor dalam mempertimbangkan masuknya game dalam kategori esport di Asian Games 2018.

Fortnite Absen di Play Store, Ternyata Merugikan Pengguna Xiaomi dan Google!

Tidak seperti developer lainnya. Epic Games membuat Fortnite absen di Play Store, hal ini akan merugikan pengguna Xiaomi dan Android lainnya!
Baca Juga

Eddy Lim, ketua Asosiasi esport Indonesia mengatakan bahwa harus ada aturan main yang jelas dalam sebuah pertandingan esport. Sedangkan Asosiasi esport Internasional belum menemukan formula yang tepat dalam merumuskan aturan main game Battle Royale.

Selain itu, menurut Eddy Lim sebuah game harus menarik untuk ditonton dan penonton harus merasa nyaman, agar layak masuk dalam kategori esport

Eddy Lim menambahkan bahwa mungkin dalam bermain biasa mungkin banyak yang bermain layaknya Rambo ketika bermain game Battle Royale.

asian games 2018

Hanya saja jika game ini memiliki hadiah yang besar, tentu saja para pemain akan bermain secara aman. Hingga akhirnya setiap pemain hanya berdiam diri menunggu musuh datang tanpa melakukan aksi apapun, sampai waktu permainan habis.

Meskipun begitu, Eddy mengatakan bahwa ada wacana untuk memasukan game Battle Royale sebagai esport.


Cukup masuk akal alasan yang diungkapkan Eddy Lim. Game Battle Royale untuk saat ini memang kurang cocok untuk bisa masuk kategori esport. Sebab ada jeda yang bisa membuat para penonton bosan dalam menyaksikan pertandingan Battle Royale.

Meskipun mungkin sudah ada beberapa negara yang mengadakan pertandingan game Battle Royale. Semoga saja ke depannya Battle Royale bisa menjadi salah satu cabang esport yang populer.

Sumber: Kompas.