Tidak Perlu Ganti Pengaturan, Google Assistant Sekarang Bisa Bilingual

google assistant

Google Assistant memang sangat berguna terutama untuk para pengguna Android. Dengan Google Assistant, kita bisa terbantu untuk melakukan beberapa pekerjaan, tanpa harus repot sendiri.

Google Assistant memiliki fungsi layaknya robot pembantu. Kita bisa meminta bantuan untuk melakukan searching, mengatur jam alarm, meminta petunjuk jalan menggunakan Google Maps, bahkan menyanyikan sebuah lagu.

Google Assistant sendiri sudah mendukung berbagai bahasa, termasuk di dalamnya Bahasa Indonesia yang biasa kita gunakan sehari-hari.

Terkadang ada kerepotan ketika menggunakan asisten dari Google ini. Yaitu sulitnya memberikan perintah jika kita berbicara dengan bahasa lebih dari satu.

Masalah ini terasa sekali jika kita sedang ingin mencari lokasi, di mana masyarakat Indonesia yang sudah pasti tinggal di Indonesia, tapi menggunakan pengaturan bahasa Inggris pada Google Assistant. Alhasil, seringkali terjadi miss ketika memberikan perintah.

google assistant
beragam layanan Google

Untunglah Google mengerti dengan kekurangan yang dimiliki pada produk mereka. Google meningkatkan kepintaran dari asisten ini, dengan menambahkan kemampuan untuk bisa bilingual.

Google Assistant akan menyesuaikan dengan bahasa yang digunakan oleh para pengguna. Meskipun kita berbicara dengan bahasa yang bercampur, asisten dari Google ini akan berusaha untuk bisa mengerti apa yang kita bicarakan.

Google Akan Rilis Google Pixel 3 dan Pixel 3 XL? Bagaimana Speknya?

Kabar gembira untuk kamu yang gemar smartphone besutan langsung dari Google. Google akan rilis Google Pixel 3 dan Pixel 3 XL pada 9 Oktober 2018 nanti.
Baca Juga

Misalkan kita mencari jalan dengan memberikan perintah “Give me a direction to jalan Gatot Subroto”, asisten dari Google ini akan langsung mengerti. Sebelumnya asisten dari Google ini memiliki masalah, yaitu tidak bisa menerjemahkan bahasa Indonesia yang kita sebutkan, jika kita mengatur Google Assistant dengan bahasa Inggris.

Kamu juga tetap bisa melakukan pengaturan dengan memberikan centang terhadap berbagai bahasa yang akan lebih diprioritaskan, di pengaturan Google Assistant.

Ingin Menyasar Pasar Rumah Tangga

Hal ini seperti menunjukkan Google ingin juga menyasar pasar rumah tangga, di mana Google bisa menawarkan produk smart home devices.

Biasanya pada satu keluarga, tidak semua orang dalam keluarga tersebut menggunakan bahasa yang sama. Terkadang ada yang menggunakan 1 bahasa yang berbeda-beda, atau bahkan terbiasa menggunakan 2 bahasa.

Hanya saja belum ada info mengenai apakah Google akan merilis produk smart home device-nya di pasar Indonesia.