Waduh, Google dari Jarak Jauh Bisa Otak-Atik Battery Saver Mode!

smartphone baterai besar
sumber: upcoming technologies

Fitur battery saver sangat berguna terutama jika fitur ini disematkan pada smartphone yang boros baterai. Fitur ini menjadikan smartphone kamu untuk menjalankan berbagai aplikasi secara efisien, sehingga daya baterai yang termakan tidak begitu besar.

Hanya saja bagaimana jika fitur ini bisa diotak-atik secara remote atau dari jarak jauh dari Google? Kabar ini didapat dari beberapa pengguna Android versi terbaru, yaitu Android 9 Pie.

Para pengguna tersebut melaporkan bahwa mengalami perubahan pengaturan battery saver. Di mana mereka tidak merasa menyalakan fitur battery saver, tapi fitur tersebut nyala dengan sendirinya. Bahkan tanpa mereka mematikan, fitur tersebut juga mati sendiri, seakan-akan ponsel sedang diremote dari jarak jauh.

Beberapa pengguna Android menganggap bahwa hal tersebut terjadi dikarenakan ada ketidaksengajaan dari pengguna. Ada juga yang menganggap bahwa hal tersebut adalah fitur baru dari Android 9 Pie. Hanya saja, tim dari Google Pixel memverifikasi mengenai insiden tersebut di Reddit.

battery saver
Insiden ini hanya terjai pada android versi 9 Pie

Tim Google Pixel mengatakan bahwa adanya kesalahan dalam tim eksperimen dalam perusahaan Google. Kesalahan ini adalah kesalahan ketika memasukan banyaknya pengguna untuk ikut serta dalam tes eksperimen Android versi terbaru.

Dalam posting-an di Reddit tersebut, tim Google Pixel meminta maaf atas kesalahan yang terjadi dan telah memperbaiki hal tersebut menjadi setelan awal tanpa harus diremote.

Google Pixel 3 Hadir Dalam Tiga Pilihan Warna! Tanpa Notch?

Google akan menghadirkan Google Pixel 3. Sesuai dengan serinya, perangkat tersebut akan hadir dalam tiga pilihan warna, dan tanpa Notch!
Baca Juga

Tidak hanya para pengguna Google Pixel yang mengalami hal ini. Beberapa pengguna yang telah merasakan Android Pie, seperti OnePlus 6 dan Nokia 7+ juga mengalami hal yang sama.


Pada dasarnya memang Google bisa melakukan remote kepada smartphone kita yang menggunakan sistem operasi Android. Biasanya hal ini dilakukan untuk membantu pengguna, misalnya terjadi kehilangan dan segera dimatikan total smartphone yang hilang tersebut.

Semoga saja fitur ini tidak menjadikan baik Google maupun perusahaan lain jadi “khilaf” dan akhirnya mencuri berbagai data pribadi yang dimiliki oleh pengguna.