Heboh! Menuntut Apple telah Mencuri dan Menjual Teknologi ke Intel

Qualcomm Menuntut Apple

Baru-baru ini muncul sebuah masalah yang membawa nama besar perusahaan yang sudah lama di dunia teknologi. Baru-baru ini Qualcomm menuntut Apple atas tuduhan telah mencuri dan menjual teknologi Qualcomm ke Intel.

Qualcomm pada awalnya mengadakan sebuah kerjasama dengan Apple, untuk menyediakan supply barang kepada Apple. Supply barang ini adalah untuk produksi perangkat modem yang nantinya akan disematkan ke setiap produk Apple, agar bisa terhubung ke internet.

Suatu ketika Apple menyatakan untuk tidak lagi mengambil supply atau memutuskan kerjasama dengan Qualcomm yang sepertinya Apple mendapatkan supplier yang bisa memberikan servis lebih baik dan diduga hal itu adalah Intel.

Qualcomm curiga bahwa Apple telah membocorkan “rahasia” teknologi mereka tersebut yang nantinya diberikan kepada Intel. Atas kecurigaan tersebut, Qualcomm menuntut Apple atas tuduhan mencuri hak cipta yang dijual kepada Intel dalam bentuk kerjasama.

qualcomm menuntut apple
teknologi chip modem dari qualcomm yang dianggap menjadi barang bukti bahwa Apple telah mencuri teknologinya.

Qualcomm hingga saat ini sedang menyiapkan berbagai berkas untuk menjadi bukti bahwa Apple telah mencuri teknologi mereka dan menjualnya ke Intel. Nantinya teknologi tersebut akan digunakan oleh Intel, untuk bisa memberikan supply dan meningkatkan kualitas kepada produk-produk Apple.

Dilansir dari CNBC, salah satu bukti yang dikumpulkan oleh Qualcomm adalah bukti dalam bentuk yang tidak langsung. Di mana Qualcomm mendapatkan adanya indikasi Apple membantu pihak Intel dalam pengembangan modem chip mereka dalam bentuk riwayat source code development.

Resmi Diumumkan, Meizu 16X Pakai Qualcomm Snapdragon 710!

Meizu 16X telah diumumkan sebagai produk baru Meizu. Perangkat itu pun menggunakan chipset teranyar dari Qualcomm, yakni Snapdragon 710.
Baca Juga

kuasa hukum dari Qualcomm menyatakan bahwa Apple telah membocorkan rahasia yang menjadi nilai dagang dari Qualcomm secara ilegal kepada kompetitor. Hal ini bisa merugikan Qualcomm secara pendapatan dan tidak diperkenankan untuk dilanjutkan.


Pada dasarnya segala bentuk pencurian sangatlah jahat karena bisa merugikan satu pihak atau bahkan banyak pihak.

Kasus ini bukan pertama kalinya terjadi, di mana satu pihak yang awalnya membeli dari pihak kedua. Hingga akhirnya memutus kerjasama setelah itu mencari pihak ketiga dan membeli ke pihak ketiga dengan harga murah, dengan memberikan teknologi pihak kedua.

Hal ini akan menguntungkan pihak pertama dan pihak ketiga, sayangnya hal tersebut akan merugikan pihak kedua karena sudah susah payah dalam mengembangkan teknologi, tapi yang mengeksploitasi dan menikmati adalah pihak pertama dan ketiga.

Semoga hal ini tidak terulang kembali di berbagai industri.