Review Valthirian Arc: Game Indonesia yang Dijamin Bikin Ketagihan!

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Dalam industri game, terutama PC dan konsol, nama pengembang Indonesia sangat jarang terdengar. Agate pun merubah paradigma tersebut dengan meluncurkan Valthirian Arc, yang diluncurkan sekaligus bagi PC (melalui steam), PlayStation 4 dan Nintendo Switch.

    Langkah Agate dalam menghadirkan Valthirian Arc patut menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Pasalnya, game dengan judul lengkap Valthirian Arc: Hero School Day tersebut merupakan game multi-platform bisa dibilang pertama, baik bagi Indonesia maupun Agate sendiri.

    Berkat mengusung multi-platform, maka Valthirian Arc juga menjadi game yang dapat dinikmati oleh banyak gamer. Saya pun memiliki ketertarikan yang besar sejak pertama kali melihat game tersebut pada ajang Game Prime 2018, yang ditampilkan oleh Agate.

    Beruntung, saya diberikan kesempatan untuk melakukan review terhada Valthirian Arc. Seperti apa hasilnya?

    Menjadi Kepala Sekolah?

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Ketika memulai Valthirian Arc: Hero School Day, saya langsung dihadapkan dengan kisah rencana dari kepala sekolah sebuah akademi di Kerajaan Valthiria, Lord Jansen yang hendak mengundurkan diri, setelah memimpin akademi tersebut.

    Saya diceritakan sebagai orang yang lulus dari akademi tersebut sepuluh tahun lalu. Dan, hebatnya saya menjadi kandidat yang paling memenuhi syarat untuk menggantikan kepala sekolah, memimpin akademi. Saya pun dipanggil ke sebuah tempat yang disebut Mother Seat.

    Game Buatan Indonesia, Valthirian Arc: Hero School Story Segera Bisa Kamu Mainkan!

    Game buatan Indonesia, Valthirian Arc: Hero School Story akan luncur. Gamer lokal wajib mempersiapkan dirinya terhadap game yang menarik tersebut.
    Baca Juga

    Karakter berkaca mata bernama Jeanne menyambut saya. Menurut Jeanne, saya akan memulai perjalanan sebagai salah satu orang yang paling penting di Valthiria. Nah, sebelum memulai karir saya tersebut, saya diperkenalkan dengan 5 orang ratu yang masing-masingnya mengatur lima wilayah di Kerajaan Valthiria.

    Saya diwajibkan menjadi seorang kepala sekolah yang akan menjalankan akademi. Nantinya, akademi tersebut wajib melahirkan pahlawan-pahlawan yang mampu menjaga kedamaian dan ketentraman dari Kerajaan Valthiria.

    Tidak hanya Simulasi, Tapi juga Fantasi RPG dan Tactical RPG

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Sebagai orang yang harus mengatur sebuah akademi, tentu saja saya bisa menyebut game ini sebagai simulasi. Namun, tidak hanya itu kejutan yang diberikan oleh Agate melalui Valthirian Arc, karena game tersebut juga mengemban fantasi RPG sekaligus Tactical RPG.

    Di sela-sela kegiatan saya mengatur sekolah, memilah murid yang pantas masuk ke akademi, memberikan hukuman atau kelonggaran terhadap kenakalan murid, dan juga mengatur perlengkapan murid-murid, saya juga bisa menjalankan misi dengan memainkan sebuah party.

    Ada Game VR Seru yang Bikin Panik dari Agate!

    Pada BEKRAF Game Prime 2018 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Agate menyuguhkan game VR seru yang bikin panik pemainnya. Bagaiman rasanya?
    Baca Juga

    Party tersebut nantinya bisa saya isi dengan murid-murid, dengan latar belakang perbedaan Job diantara mereka. Tentu saja, setiap misi memiliki kesulitan yang berbeda-beda, yang mana mewajibkan saya harus memilih murid yang tepat agar misi berjalan dengan lancar.

    Setiap party slot yang tersedia bisa saya tentukan isi murid-muridnya. Maka dari itu, perpaduan Job yang tepat sangat wajib saya kuasai. Tidak bisa saya mengisi semuanya dengan Job serangan dekat saja, atau serangan jauh saja, atau magic saja. Semua harus ditentukan, namun itu tidak sesulit yang kamu bayangkan.

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Saat saya menjalankan karakter murid-murid tersebut, saya juga dihadapkan dengan pemilihan mode taktik. Terdapat tiga mode taktik yang bisa saya pilih, yang mana setiap taktik akan memberikan efek yang berbeda-beda pada party murid yang saya mainkan.

    Kontrol yang Susah-susah Gampang

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Jika kamu mengira gameplay Valthirian Arc seperti game-game tactical lainnya, yang tidak bisa digerakan secara bebas, maka kamu salah besar. Bisa dibilang saat kamu memainkan party murid, maka kamu akan memasuki sistem kontrol hack and slash.

    Agate terbilang cerdas dan merubah sistem game yang kaku buatan kebanyakan developer lokal saat ini. Pasalnya, Valthirian Arc memadukan unsur simulator sekaligus real-time combat berbumbu hack and slash saat memasuki sebuah petualangan.

    Lagi, Pasar Game Indonesia Dilirik Perusahaan Besar Luar Negeri!

    Pada AFA ada yang menarik. Sudut tersebut hadir berkat adanya perusahaan besar yang melirik ramainya pasar game Indonesia.
    Baca Juga

    Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, game ini juga menawarkan kesan taktik yang kuat. Hal itu bisa dilihat dari taktik yang dimulai dari berpindah-pindah karater murid secara real-time, dan merubah tactical mode untuk membantu pertarungan.

    Jika kamu merasa game ini membuat pemainnya kewalahan dengan beragam genre, tenang saja, pasalnya Agate juga menyiapkan beberapa misi yang tak perlu kamu lalui sendiri. Kamu bisa menugaskan murid-murid untuk menyelasaikan sebuah misi tanpa perlu keterlibatanmu.

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Tentu saja, hal itu akan terasa membosankan, karena kamu harus menunggu waktu yang lebih lama. Misi yang mudah bisa selesai dalam hitungan waktu satu minggu (waktu di dalam game). Semakin meningkat kesulitannya, maka waktunya pun akan semakin lama.

    Dengan pilihan tersebut, kamu pun bisa mengembangkan setiap karakter yang ada. Jadi, kamu tak perlu bingung dalam mengembangkan murid-murid yang ada. Sistem pengembangan di dalam Valthirian Arc ini cukup menarik, dan bikin saya ketagihan.

    Bumbu yang Kurang Kuat? Mecinnya Kurang nih Bang Agate!

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Terdapat kisah sedih yang cukup terburu-buru di dalam Valthirian Arc. Kisah sedih tersebut menggambarkan kematian dari orang terpenting di kerjaaan. Sayangnya, dikarenakan terburu-buru, saya tidak merasakan kesedihan yang harusnya menjadi bumbu dari sebuah cerita dalam game.

    Baru saja saya menjabat sebagai kepala sekolah, dan baru menjalankan beberapa misi bersama murid-murid kesayangan, saya langsung dihadapkan dengan sebuah kisah sedih, kisah kepergian dari karakter yang sulit untuk dibilang tidak penting, namun tidak bisa juga saya sebut penting.

    Kamu Wajib Main Game Nintendo Switch Buatan Indonesia ini!

    Jika kamu punya, maka kamu wajib main salah satu game Nintendo Switch buatan Indonesia, dari pengembang asal Surabaya, Mojiken Studio.
    Baca Juga

    Posisi dari karakter yang diceritakan menemui ajalnya tersebut karena faktor kesehatan merupakan inti cerita yang akan melahirkan batang cerita baru. Kepergiaan dari karakter tersebut nantinya akan menimbulkan konflik, yang menuntut pemain mengeluarkan kepiawaian mereka dalam berpolitik. Jujur, saya tidak suka berpolitik, saya lebih suka dipusingkan dengan pilihan antara Ind*mie dan Mie Sed*p.

    Terlepas dari bumbu yang kurang kuat dari kepergian salah satu karakter tersebut, saya tetap merasakan kesan lain. Game ini menyadarkan saya akan pentingnya ketelitian dalam mengambil sebuah langkah, dan saya harus menjalankan langkah yang telah saya ambil tersebut.

    Valthirian Arc
    sumber: teknosaurus.com

    Jalan cerita di dalam game ini juga cukup kuat (Cuma kurang di bagian karakter yang meninggal itu). Pemain juga bisa belajar berpolitik secara cermat, namun tidak dengan langkah-langkah yang negatif. Game ini merupakan hasil yang cerdas, yang dijamin bikin ketagihan pemainnya.

    Kesimpulan

    valthirian arc
    sumber: teknosaurus.com

    Valthirian Arc: Hero School Story adalah bukti pengembang game lokal mampu menghadirkan sesuatu yang berbeda, namun bisa dicerna dengan mudah oleh para pemainnya. Langkah Agate dalam menghadirkannya sebagai multi-platform game pun sangat cerdas, karena setiap gamer bisa menikmatinya lebih mudah.

    Jalan cerita di dalam game ini juga menjadi dambaan tersendiri. Walau pada bagian karakter meninggal itu saya merasa kurang kuat, namun efeknya membuat jalan cerita makin menarik, dan bisa membuat siapa saja mabuk kepayang akan fantasy yang mungkin saja makin menggila di kepala.

    Waspada! Ini 5 Aplikasi Game Paling Menghabiskan Uang Orang Indonesia!

    Kamu mungkin bosan mendengarnya, namun aplikasi game memang telah menjadi apa yang sudah tidak bisa dilepaskan lagi dari keseharian kita. Memang banyak pilihan gratisnya, namun ini 5 aplikasi game paling menghabiskan uang orang Indonesia!
    Baca Juga

    Terdapat kejutan yang membuat saya merasa bahagia. Kejutan tersebut dapat ditemui oleh para pemain ketika telah berhasil meluluskan para murid. Kejutan itu juga menjadi obat dibalik pusingnya mencari uang untuk mengembangkan sekolah pahlawan tersebut.

    Meluluskan murid adalah hal wajib, yang kadang bikin sedih, sekaligus bikin bahagia.